Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Kelautan dan Perikanan,Eddy Prabowo meninjau Indonesia Seafood Expo (ISE) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta pada 12-14 Desember 2019.

Menteri Kelautan dan Perikanan,Eddy Prabowo meninjau Indonesia Seafood Expo (ISE) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta pada 12-14 Desember 2019.

Peringati Harkannas Ke-6, KKP Gelar Indonesia Seafood Expo

Jumat, 13 Desember 2019 | 14:02 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA- Memperingati Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-6 tahun 2019, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) menggelar Indonesia Seafood Expo (ISE) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta,  12-14 Desember 2019.

Harkannas  diperingati setiap tahun  setiap tanggal 21 November. Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014, ada dua poin penting yang mendasari ditetapkannya Hari Ikan Nasional. Pertama, ikan sebagai bahan pangan yang mengandung protein berkualitas tinggi berperan penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia indonesia dan ketahanan pangan serta gizi nasional.

Kedua, sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki potensi perikanan yang perlu dimanfaatkan secara optimal dan lestari.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan Harkannas selalu diperingati setiap tahun sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap produk perikanan. Pemerintah juga terus mendorong kampanye Gerakan Makan Ikan sebagai upaya untuk pencegahan stunting.

Beberapa kegiatan untuk memperingati Harkannas seperti ISE cukup positif untuk menguatkan daya saing industri perikanan dan kelautan. “ KKP terus mendorong masyarakat agar makan ikan untuk cegah stunting karena ikan itu kaya dengan protein,” ujar dia di Jakarta, Jumat (13/12).

Disamping itu, Direktur Jenderal PDSPKP Agus Suherman mengatakan pameran ISE 2019 merupakan salah satu upaya mensosialisasikan pada masyarakat tentang pentingnya makan ikan dan ajakan bagi masyarakat agar terus makan ikan.

Tahun 2019, pihaknya menargetkan tingkat konsumsi ikan masyarakat 54,49 Kg/kapita, angka ini naik dari tahun 2018 yang sebesar 50,69 Kg/kapita. Hingga Oktober, data yang sudah masuk sudah mencapai 50 Kg/kapita dan ia optimistis target tingkat konsumsi ikan tahun ini bisa dicapai.

Pada tahun 2024, KKP menargetkan tingkat konsumsi ikan per tahunnya bisa menembus 60 Kg/Kapita. Saat ini, Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi di masyarakat, salah satunya stunting. Berdasarkan riset kesehatan tahun 2018 diproyeksikan 30,8& Balita di Indonesia mengalami stunting akibat gagal tumbuh sehingga anak lebih pendek untuk usianya.

Stunting tidak hanya berdampak pada penurunan produktivitas namun juga berpengaruh pada penurunan kecerdasan dan kerentanan terhadap penyakit. Stunting dapat menimbulkan kerugian ekonomi negara sebesar 2%-3%,jika PDB Indonesia tahun 2017 berdasarkan  rilis WorldBank sebesar  Rp 13.000 triliun maka kerugian akibat stunting diproyeksikan mencapai Rp 260-Rp 360 triliun.

Kegiatan pameran ini diharapkan menjadi ajang sosialisasi agar terus mendorong tingkat konsumsi dalam negeri. Pameran Indonesia Seafood Expo (ISE) ini menampilkan berbagai produk perikanan dan kuliner ikan yang ditampilkan 34 Provinsi, 10 Asosiasi/Industri dan mitra gemar makan ikan dan jumlah boothnya mencapai 130 booth. (dho)

 

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN