Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Moeldoko. Foto: dok. KSP

Moeldoko. Foto: dok. KSP

Rapimnas HKTI, Moeldoko: Petani Harus Cerdas Manfaatkan Teknologi

Ridho Syukra, Sabtu, 9 November 2019 | 15:15 WIB

JAKARTA, investor.id –  Sektor pertanian tidak bisa dilepaskan dari pertumbuhan ekonomi karena sektor pertanian menyangkut pangan yang memang dibutuhkan oleh semua masyarakat. Sektor pertanian bisa tumbuh karena ada peran petani di dalamnya.tanpa petani sektor pertanian tidak akan berkembang. Dan, di zaman modern seperti sekarang ini, petani harus bisa berdaya saing dengan mengikuti perkembangan teknologi digital.

Demikian dikemukakan Ketua Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI) Moeldoko dalam sambutannya di Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Hotel Discovery Ancol, Jakarta , Sabtu (9/11/2019).

Rapimnas diadakan untuk membahas kondisi pertanian di Indonesia sekaligus tempat untuk saling bertukar informasi sesama anggota.

Menurut Moeldoko, teknologi digital sudah masuk ke sektor pertanian melalui alat alat pertanian yang sudah serba digital. Oleh karena itu, petani di Indonesia harus mengikuti perkembangan teknologi agar tidak ketinggalan selain itu perkembangan teknologi juga bisa meningkatkan produktivitas pangan.

“Petani itu harus cerdas dan harus pandai mengikuti perkembangan teknologi karena zaman terus berubah dan sudah tidak manual lagi,” tandas Moeldoko.

Dia menjelaskan, persoalan yang terus dihadapi petani adalah ketika musim panen datang harga komoditas turun untuk mengatasinya petani bisa memanfaatkan teknologi digital untuk memperbanyak hasil panen.

“Ketika harga komoditas turun maka ongkos produksi masih bisa ditutupi karena hasil panen yang melimpah dan bisa mencegah kerugian dari awal,” ujarnya.

HKTI, lanjut Moeldoko, juga harus menjadi jembatan yang menghubungkan petani dengan dunia riset, perguruan tinggi, lembaga pemerintahan dan BUMN.

Untuk itu, HKTI akan selalu ada untuk petani dan siap membantu mereka jika ada masalah, pada intinya petani harus hidup lebih sejahtera.

“Tanpa petani sektor pertanian tidak akan maju jadi petani harus dilindungi dan dimudahkan langkahnya,” ujar dia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA