Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Jokowi pada Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) 2020 di Abu Dhabi National Exhibition Center (ADNEC), Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), Senin (13/1). Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Jokowi pada Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) 2020 di Abu Dhabi National Exhibition Center (ADNEC), Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), Senin (13/1). Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

RI Sepakati 14 Kerja Sama Pertanian dengan Emirat Arab

Rabu, 15 Januari 2020 | 11:33 WIB
Tri Listiyarini

Jakarta, investor.id-Indonesia dan Persatuan Emirat Arab (PEA) menyepakati 14 perjanjian kerja sama di bidang pertanian dan diversifikasi pangan. Kerja sama itu di antaranya terkait proses dan produksi tanaman, peternakan dan pertanian, sanitasi dan phytosanitary, teknologi dan infrastruktur pertanian.

 

Di hadapan Presiden Joko Widodo dan Crowne Prince Muhammed Bin Zayed Al Nahyan telah dilakukan pertukaran dokumen kerja sama antara Indonesia dan PEA. Pemerintah Indonesia diwakili Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dan Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan PEA Thani bin Ahmed Al Zeyoudi. Pertukaran dokumen kerja sama itu salah satunya di bidang pertanian. Ke depan akan dibangun kerja sama kedua negara yang mencakup 14 area kerja sama di bidang pertanian dan diversifikasi pangan.

Selain itu juga kerja sama di bidang keilmuan dan teknis, keamanan makanan, teknis dan teknologi industri pertanian modern, asuransi  pertanian, skema keuangan agrikultur, sistem informasi dan komunikasi pertanian. Peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) melalui capacity building, fasilitas dagang dan pertanian, dan area terkait lainnya.

Mentan Syahrul Yasin Limpo menilai strategis kerja sama antarnegara tersebut. Secara khusus Mentan SYL meminta semua pihak di Kementan optimalkan kerja sama itu. PEA memiliki keterbatasan dalam memproduksi pangan, namun teknologi yang dimiliki dapat diadopsi. Teknologi modern pertanian di lahan gurun dengan kering salah satunya. "Banyak hal yang dapat diperoleh dari kerja sama ini. Dan negara kita pun sangat besar dan punya potensi sumberdaya pertanian. Kita tangkap peluang ini untuk meningkatkan ekspor dan transfer teknologi," kata SYL.

Dalam kunjungan Presiden Jokowi di PEA tersebut turut dilakukan pertukaran dokumen MOU antara Elite Agro LLC (PEA) dan Badan Litbang Pertanian Indonesia. Kerja sama bertema Research and Development Collaboration for Agricultural Crops Commercialization itu akan dilakukan di Lembang, Jawa Barat. Kepala Badan Litbang Pertanian Fadjry Djufry menerima dokumen secara resmi dari CEO Elite Agro Group Abdulmonem Al Marzooqi. Menurut Fadjry, kerja sama itu untuk memperluas hubungan antarkedua belah pihak, dalam upaya komersialisasi dan transfer pengetahuan serta teknologi di bidang pertanian, khususnya hortikultura.

Editor : Tri Listiyarini (tri_listiyarini@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN