Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Tingkatkan Daya Saing Perikanan Lewat Aquacard

Rabu, 27 Agustus 2014 | 12:32 WIB
Alex Dungkal dan Emral Ferdiansyah

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan kartu Aquacard. Kartu itu merupakan kartu pembudidaya ikan yang diberikan kepada pembudidaya yang sudah memiliki sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) atau Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB). Aquacard harus dimiliki oleh empat golongan yang terlibat dalam budi daya ikan di antaranya pembudidaya, pembenih, teknisi, dan auditor di bidang pembenihan dan pembudidayaan.

Menteri KP Sharif Cicip Sutardjo mengungkapkan, dengan adanya kartu ini, para pembudidaya akan mendapatkan kepastian pembinaan dan bimbingan baik dari pemerintah melalui penyuluh maupun teknisi.

Pembudidaya juga akan mendapatkan kemudahan dalam pemasaran hasil produksinya. "Aquacard diharapkan daya saing produk perikanan budidaya semakin kompetitif di pasar regional dan global. Karena pembudidaya didorong untuk menghasilkan produk yang aman dikonsumsi serta tertelusur,” kata Sharif saat Aquaculture for Business and Food Security di Jakarta, Selasa (26/8).

Sementara itu, dalam rangkaian acara Indonesian Aquaculture 2014 itu, KKP menginisiasi kerja sama baik dengan dunia perbankan maupun badan pangan dunia. Hasilnya, KKP melakukan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understading/MoU) dengan Bank Tabungan Negara (BTN) dan kerja sama dengan Food and Agriculture Organization (FAO).

Kegiatan Indonesian Aquaculture tahun ini mempunyai nilai strategis dalam pembangunan KP. Selain sebagai media untuk memaparkan berbagai hasil pembangunan perikanan budidaya lima tahun kebelakang, juga dapat memberi berbagai inspirasi untuk merancang pengembangan perikanan budidaya kedepan. “Untuk itu, kami menghimbau seluruh stakeholder di bidang KP untuk mengambil peluang dalam usaha budidaya melalui even ini, serta mendukung suksesnya penyelenggaraan Indonesian Aquaculture 2014,” jelas Menteri KP.

Indonesian Aquaculture 2014 merupakan kegiatan yang secara rutin dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, yang merupakan forum penyatuan visi dan persepsi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, pembudidaya ikan dan stakeholder lainnya dalam industrialisasi perikanan budidaya, sekaligus menjadi ajang promosi berbagai peluang pengembangan usaha perikanan budidaya melalui seminar dan temu Bisnis serta pameran. Tahun ini, penyelenggaraan Indonesian Aquaculture 2014 terintegrasi dalam kegiatan besar KKP yakni Marine and Fisheries Expo 2014 yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center pada 27–29 Agustus 2014. (ID/c07/jnh)

Editor : Juang N Hutagalung (juang.natigor@investor.co.id)

BAGIKAN