Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
TBS Sawit. Foto ilustrasi: Investor Daily/Gora Kunjana

TBS Sawit. Foto ilustrasi: Investor Daily/Gora Kunjana

Wilmar Group Lakukan Pendampingan kepada Petani Kelapa Sawit

Rabu, 13 Januari 2021 | 11:33 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor,id - Pandemi Covid-19 tidak menghalangi Wilmar Group dalam mendampingi petani kelapa sawit dan juga pekebun yang merupakan lini terdepan usaha perkebunan.

Langkah itu dilakukan untuk mengawal target produksi Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit tahun ini. Pendampingan agronomi (lingkungan) secara virtual (daring) dilakukan mengingat kunjungan langsung terbatas karena pandemi, sementara La Nina yang diprediksi masih akan berlanjut tahun ini sehingga perlu dicermati dengan baik untuk menekan dampaknya terhadap produksi kelapa sawit.

Head of Fertilizer Business Wilmar Group, Hendrogiarto Tiwow mengatakan pupuk mahkota tidak hanya menjamin ketersediaan produk tetapi juga turut mendampingi petani secara agronomi dalam meningkatkan produksi.

Selain itu, pihaknya juga memberikan layanan analisa laboratorium tanah dan daun serta rekomendasi pemupukan secara gratis terutama kepada perkebunan kelapa sawit rakyat (small holder).

Dengan berbagai pendampingan ini, perusahaan berharap produktivitas kelapa sawit rakyat dapat mendekati bahkan setara dengan skala besar. Salah satu fokus pendampingan tahun ini adalah untuk mengantisipasi dampak La Nina.

Head of Agronomy and Technical Support Department PT Wilmar Chemical Indonesia, Syaiful Bahri Panjaitan mengatakan pendampingan secara virtual tersebut dilakukan sejak Maret tahun lalu tepatnya saat pandemi merebak di Indonesia.

Langkah tersebut ditempuh agar pendampingan kepada petani dapat terus dilaksanakan, sebenarnya La Nina telah terjadi sejak tahun lalu dan diprediksi berlanjut hingga 2021. Tingginya jumlah hari hujan dan curah hujan pada semester kedua 2020 diramalkan berlanjut hingga semester pertama tahun ini.

Hal itu akan mengurangi penyerbukan serbuk sari ke kepala putik akibat keterbatasan polen kering yang akan menyerbuki kepala putik yang siap dibuahi, sebenarnya, jumlah tandan yang terbentuk di pohon tahun ini tergolong cukup banyak tetapi kemungkinan rasio produksi brondolan terhadap tandan rendah pada semester satu sehingga produksi berpotensi turun.

“ Penurunan produksi akan terjadi hampir merata dan diprediksi berlangsung hingga April 2021, “ ujar dia kepada Investor Daily, di Jakarta, Rabu (13/1).

Meski demikian, produksi di beberapa lokasi mungkin berbeda tergantung dari kondisi agronomi masing masing daerah, bagi daerah tertentu yang curah hujan cukup tinggi tetapi jumlah hari hujannya masih ideal, justru kondisi La Nina berdampak positif terhadap peningkatan produksi TBS pada paruh pertama tahun ini.

Dampak negatif La Nina lainnya adalah meningkatkan terjadinya pembilasan nutrisi yang tinggi dalam tanah terutama hara fostat akan banyak tercuci dan hilang karena nutrisi P secara relatif berada di lapisan atas bersama bahan organik dan sifatnya tidak mobile dalam tanah.

La Nina juga mempunyai dampak positif yaitu menjamin ketersediaan air tanah yang mendukung pertumbuhan dan produksi tanaman secara umum. Selain itu, bagi areal perkebunan kelapa sawit yang ditanam di tanah sulfat masam, curah hujan yang tinggi akan membantu menekan kandungan sulfidik ke lapisan lebih dalam sehingga zona kedalaman efektif perakaran jadi lebih ideal dan tidak meracuni tanaman.

La Nina juga bermanfaat bagi areal pertanian baru di daerah bergaram yang membantu menghilang kan residu garam sehingga tanah tersebut dapat diusahakan untuk pertanian.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN