Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

2017, Pelindo IV Kembangkan 9 Pelabuhan

Gora Kunjana, Jumat, 2 Desember 2016 | 16:12 WIB

JAKARTA - Operator pelabuhan PT Pelindo IV menyiapkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 1,9 triliun untuk keperluan sepanjang 2017. Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sekitar 46% dari dana capex yang dialokasikan perseroan pada 2016 sebesar Rp 1,3 triliun.


Direktur Keuangan Pelindo IV Budi Revianto menjelaskan, sebagian besar dana alokasi capex 2017 itu bakal digunakan untuk mengembangkan sembilan pelabuhan. Kesembilan pelabuhan itu antara lain Pelabuhan Tarakan, Bitung, Kendari, Ambon, Ternate, Manokwari, Sorong, Jayapura, dan Merauke.


“Kami ada sembilan proyek yang nilainya Rp 2 triliun dan harus selesai pada 2018. Beberapa di antaranya sudah dimulai sejak tahun ini dan akan terus dilanjutkan di tahun depan. Proyek-proyek itu sebagian besar di Papua dan ada yang di Sulawesi, Maluku, dan Kalimantan Utara,” ujar Revianto di Jakarta, baru-baru ini.


Menurutnya, pengembangan prasarana-prasarana perhubungan laut itu demi meningkatkan produktivitas masing-masing pelabuhan sehingga menunjang juga pendapatan perseroan milik negara tersebut. “Sudah mulai yang Ternate dan Tarakan. Ada tiga pelabuhan dari sembilan pelabuhan yang sudah mulai. Ada yang belum groundbreaking tetapi sudah sign kontrak. Kami harapkan selesai 2018 atau pertengahan 2019,” lanjut dia.


Revianto mengatakan, sumber dana belanja modal pada 2017 itu berasal dari penyertaan modal negara (PMN) maupun dana internal perusahaan. Baru-baru ini, pemerintah menerbitkan peraturan pemerintah terkait pengucuran PMN kepada Pelindo IV sebesar Rp 199 miliar.


Terkait dengan serapan belanja modal pada tahun ini, Revianto menjelaskan, total kegiatan yang sudah terlaksana telah mencapai 90%. Akan tetapi, dana yang terserap baru sekitar 50% dari jumlah total yang dialokasikan pada 2016.


Lebih jauh, dia menyebutkan, sampai dengan saat ini pihaknya sudah mencatatkan pendapatan Rp 1,4 triliun dengan laba mencapai Rp 600 miliar. Meskipun ada pertumbuhan 7-12%, pencapaian Pelindo IV dalam tahun ini diperkirakan tak sesuai dengan target yang sudah ditetapkan. Hal tersebut lantaran aktivitas perdagangan yang belum pulih seutuhnya. “Kalau untuk laba itu dari Kementerian BUMN ditargetkan Rp 620 miliar,” ujarnya.


Pelindo III

Sebelumnya, PT Pelindo III menyatakan alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sepanjang 2017 senilai Rp 4 triliun. Jumlah tersebut sama dengan nilai capex yang dialokasikan badan usaha pelabuhan (BUP) itu sepanjang tahun ini.


Direktur Utama Pelindo III Orias P Moedak mengatakan, sebagian besar dana investasi sepanjang 2017 itu bakal dipakai untuk mempertahankan level revenue Pelindo III atau dengan cara pembangunan dan pengembangan infrastruktur pelabuhan.


“Kemudian, ada 20% di antaranya untuk peningkatan pelayanan dan sisanya bakal dipakai untuk peningkatan level of safety dan minimum requirements. Hal itu dilakukan supaya bila ada yang datang ke pelabuhan, betul-betul itu pelabuhan bukan mirip-mirip pelabuhan. Ini seperti adanya lampu penerangan atau sampai jalan yang pantas,” kata Orias.


Menurutnya, dalam hal pengembangan, banyak pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo III itu memiliki potensi besar dalam sektor pelayanan pariwisata. Maka dari itu, perusahaan ini bakal fokus mengembangkan pelabuhan-pelabuhan tersebut ke arah sana. (esa)

BAGIKAN