Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

2018, ESDM Alokasikan Rp 677,6 Miliar untuk Listriki 1.400 Desa

Senin, 25 Desember 2017 | 00:03 WIB

BURU - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengalokasikan anggaran hingga Rp 677,6 miliar untuk program lampu tenaga surya hemat energi (LTSHE) pada 2018. Anggaran sebesar itu guna menerangi sekitar 1.400-an desa yang belum teraliri listrik. Tercatat ada sekitar 2.500 desa yang sama sekali belum terjangkau jaringan listrik.


Kepala Unit Pengendalian dan Percepatan Pembangunan Infrastruktur (UP3I) Kementerian ESDM Simon Laksmono Himawan mengatakan anggaran Rp 677,6 miliar itu untuk memasang LTSHE sekitar 180.000 rumah tangga yang tersebar di 1.400-an desa. Sedangkan dari 2.500 desa yang belum terlistriki mencapai 250.000 rumah tangga.


“Dari 2500 desa, 80% yang belum berlistrik itu adanya di Papua, Papua barat, dan Maluku,” kata Simon di Buru, Maluku, Rabu (21/12).


Simon menuturkan lelang program LTSHE bakal digelar pada 15 Januari mendatang. Dia mengungkapkan masa lelang segera dibuka itu agar waktu pengerjaan lebih panjang dan bisa tepat waktu. Pasalnya program LTSHE ini hanya berlaku selama dua tahun atau periode 2017-2018.


Pemasangan lampu tenaga sur ya ini merupakan pra elektrifikasi. Artiannya jaringan listrik akan masuk ke 2.500 desa itu dalam kurun waktu paling lama tiga tahun sejak pemasangan LTSHE. “Ada Perpres untuk LTSHE ini yang membatasi sampai 2018,” ungkapnya.


Dikatakannya pada tahun ini ditargetkan sebanyak 1.044 desa yang terpasang LTSHE. Sekitar 76.000 rumah tangga yang tersebar di Riau, Nusa Tenggara Barat dan Maluku sudah mendapat penerangan di malam hari.


Dia bilang pada awal Januari 2018 sejumlah desa atau rumah tangga di Papua dan Papua Barat akan terpasang LTSHE. Namun dia tidak ingat secara rinci jumlah desa atau rumah tangga di Papua maupun Papua Barat. Dia hanya menegaskan pemasangan LTSHE dikedua wilayah itu merupakan bagian dari anggaran 2017.


“Papua dan Papua Barat, nanti diperkirakan yang besar-besaran itu di bulan Januari Minggu kedua dan ketiga,” ujarnya. (bersambung)


Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/ltshe-berperan-dalam-peningkatan-ratio-elektrifikasi/169854

BAGIKAN