Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Bali-Nusa Tenggara Turun Drastis

Kamis, 15 Maret 2018 | 15:02 WIB

Di sisi lain, kata dia, penjualan semen di daerah Bali dan Nusa Tenggara menurun drastis hampir 7%. Sedangkan di Maluku dan Papua cukup mengembirakan dengan kenaikan 9,3%. Berdasarkan data ASI, konsumsi semen di Sumatera pada Februari 2018 mencapai 1,05 juta ton, naik 7,4% dibandingkan periode sama tahun lalu.

 

Kenaikan konsumsi juga terjadi di Kalimantan yang mencapai 16,4% menjadi 345 ribu ton, disusul Jawa yang meningkat 4,4% menjadi 2,63 juta ton, Sulawesi yang tumbuh 3,2% menjadi 381 ribu ton, serta Maluku dan Papua yang naik 9,3% menjadi 131 ribu ton. Adapun konsumsi semen di Bali dan Nusa Tenggara turun 6,8% menjadi 252 ribu ton.

 

Dengan demikian, total konsumsi semen domestik bulan lalu mencapai 4,79 juta ton, naik 5,2% dibanding Februari 2017, namun turun 15,7% dibanding Januari.

 

Secara keseluruhan, konsumsi semen domestik pada Januari-Februari 2018 mencapai 10,48 juta ton, naik 7,7% dibanding periode sama 2017. “Ini seperti estimasi kami sebelumnya, karena adanya musim hujan dan hari libur,” ujar dia.

 

Untuk pasar luar negeri, kata Widodo, ekspor pada Februari 2018 melonjak 94% menjadi 167 ribu ton. “Ini memang harapan kami dengan adanya over supply yang cukup besar saat ini,” ujar dia.

 

Kendati kenaikan konsumsi cukup bagus, menurut Widodo, kondisi stok semen dan klinker saat ini cukup besar, mencapai 4 juta ton. Alhasil, kebutuhan semen di dalam negeri pasti dapat dipenuhi, bahkan berlebih.

 

“Produsen semen tetap mengharapkan pembangunan fisik infrastruktur, program pembangunan sejuta rumah, dan penggunaan Dana Desa dimulai pada April mendatang,” tegas dia. (ac/lm)

Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/tradeandservices/kontribusi-swasta-58/173243

BAGIKAN