Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

BPH Migas Siagakan Posko Nasional ESDM Lebaran

Selasa, 6 Juni 2017 | 06:12 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) membuka Posko Nasional Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan dan distribusi energi vital selama musim Lebaran 2017.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa sebagai Koordinator Posko Nasional ESDM di Kantor BPH Migas Jakarta, Senin, mengatakan tidak hanya mengatur penyediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) saja, tetapi juga seluruh sektor energi, seperti bahan bakar gas (BBG), listrik, LPG serta pemantauan potensi bencana geologi.

"Selain posko di kantor BPH Migas, kami juga akan melakukan pemantauan lapangan pada periode sebelum lebaran, cuti bersama dan pasca lebaran di lokasi yang diorediksi mengalami peningkatan arus lalu lintas dan konsumsi BBM," kata Fanshurullah atau yang akrab disapa Ifan.

Ifan mengatakan masa kerja Posko Nasional ESDM berjalan efektif mulai 10 Juni sampai 11 Juli 2017 berpusat di kantor BPH Migas.

Adapun tim Posko Nasional ESDM tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga perusahaan penyedia sektor energi, seperti PT PLN, PT PGN, PT Pertagas Niaga, PT Pertamina, PT AKR Corporindo, PT Shell Indonesia dan PT Total Oil Indonesia.

Menurut Ifan, jalur tol Brebes Timur atau Brebes Exit (Brexit) menjadi lokasi kritikal yang harus diantisipasi agar tidak terulang lagi kendala distribusi BBM pada kendaraan akibat kemacetan total seperti pada Lebaran 2016.

Karena itu, Posko Nasional ESDM sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) dan PT Jasa Marga untuk mensimulasi potensi kemacetan kritis saat mudik dan arus balik.

Selain itu menyiapkan strategi penyediaan dan distribusi BBM sepanjang jalan tol, jalan nasional dan jalan kabupaten yang berpotensi macet.

"Semua kejadian tahun 2016 kami pelajari seksama. Contohnya Pertamina sudah melakukan skenario terburuk sampai menyiapkan armada cadangan, yakni sepeda motor yang disiapkan untuk mengurai kemacetan. BBM dalam kemasan 1-2 liter akan didistribusikan ke konsumen yang berada di tengah kemacetan," kata Ifan.

Koordinasi Posko Nasional ESDM dilakukan setiap minggu yakni setiap Senin pukul 13.00 WIB serta setiap Jumat sampai Minggu direncanakan kunjungan dan pemantauan ke lapangan untuk melakukan tindakan pencegahan (preventive action) dengan melibatkan pihak terkait.

BPH Migas sebagai koordinator posko menyiapkan War Room di Lantai 5 untuk pengendalian dan pemantauan secara tepat waktu real time dan konferensi melalui video pada berbagai titik kritikal di NKRI guna memastikan kelancaran selama arus mudik, lebaran dan arus balik. (gor/ant)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN