Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

BRI Gelar Hackathon “BRI Digital Challenge: Innovate to Empower Indonesia”

Senin, 3 Oktober 2016 | 11:19 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA- BRI berkolaborasi dengan Tech in Asia, Sinar Mas Land, dan IBM Indonesia dalam menggelar event hackathon yang bertajuk “BRI Digital Challenge: Innovate to Empower Indonesia pada tanggal 30 September-1 Oktober 2016 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.


Acara tersebut merupakan acara final ajang adu kreativitas teknologi dengan mengundang para pelaku startup dan pengembang teknologi informasi (TI) atau developer yang menjadi finalis untuk menciptakan aplikasi yang memudahkan masyarakat, khususnya para UMKM, mendapatkan layanan keuangan.


Acara ini diawali dengan rangkaian acara pembukaan. Pertama, dibuka oleh SEVP Change Management, Irianto, untuk menyampaikan laporan kegiatan. Kemudian, kata sambutan dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) yang diwakili oleh Dirjen e-Bisnis, Azhar Hasyim, dan dilanjutkan dengan kata sambutan dari Direktur BRI, Sis Apik Wijayanto.


Rangkaian acara pembukaan ini ditutup dengan simbolisasi peresmian pembukaan acara yang dilakukan oleh Azhar Hasyim (Direjen e-Bisnis Kemkominfo), Sis Apik Wijayanto (Direktur BRI), Irianto (SEVP Change Management BRI), Supari (SEVP UKM & Konsumer BRI), Michael Widjaja (Group CEO SML), Dhony Rahajoe (Managin Director President Office SML), dan Gunawan Susanto (President Director IBM Indonesia) yang menandakan puncak acara BRI Digital Challenge (Hackathon Day) dimulai.


BRI Digital Challenge kali ini mengangkat empat tema besar, yakni empowering UMKM, empowering cashless society, empowering c-generation danempowering rural society dengan pemanfaatan satelit BRI (BRIsat).


Sebanyak 121 ide yang diusung oleh 375 developer ikut serta menjadi finalis pada perhelatan Hackathon Day, yang terdiri dari 49 ide empowering UMKM, 36 ide empowering cashless society, 27 ide empowering c-generation, dan sembilan ide empowering rural society dengan pemanfaatan satelit BRI (BRIsat).


Angka 121 dipilih karena tahun ini, tepatnya Desember nanti, BRI menginjak usia ke 121. Jumlah 121 ide tersebut merupakan hasil seleksi dari 792 ide yang diusung oleh lebih dari 1.500 developer.


Peserta finalis diberi waktu kurang lebih selama 24 jam untuk menyelesaikan ide inovasinya. Selama waktu tersebut, peserta finalis mendapatkan bimbingan sepenuhnya dari para mentor yang terdiri dari BRI dan IBM Indonesia, baik dari segi teknis maupun bisnis.


Kemudian, peserta finalis secara bergiliran mempresentasikan inovasinya di depan dewan juri yang terdiri dari BRI dan IBM Indonesia pada tahap awal perhelatan Hackathon Day. Selanjutnya, terpilihlah 24 grand finalis yang akan mempresentasikan inovasinya di depan tim juri final yang terdiri dari BRI, IBM Indonesia, dan Fenox venture capital. Peserta grand final diberikan waktu kurang lebih selama tiga menit untuk presentasi dan dua menit untuk menjawab pertanyaan dari dewan juri.


Setelah melalui proses tersebut, terpilihlah 10 besar terbaik BRI Digital Challenge. Juara pertama dengan inovasi Koperakyat mendapat hadiah sebesar Rp100 juta. Ide tersebut mengolaborasi layanan koperasi dengan layanan perbankan. Dengan produk T-Bank BRI, koperasi tidak perlu menyetor ke bank lagi atas uang fisik dari para anggotanya dan dapat langsung mengajukan pinjaman ke BRI melalui fitur form pinjaman.


Juara kedua dengan inovasi Yukmart mendapatkan hadiah sebesar Rp75 juta. Ide tersebut merupakan tempat bertemunya pedagang sayur dan pembeli dimana transaksi dapat dilakukan menggunakan produk T-Bank BRI ataupun e-Pay BRI.


Pemenang ketiga dengan inovasi Mattreal mendapatkan hadiah sebesar Rp50 juta. Aplikasi mattreal sangat beguna bagi masyarakat, kontraktor, mandor, dan tukang dalam mengatasi permasalahan dalam membangun atau merenovasi rumah, seperti soal informasi harga, informasi matrial bangunan, informasi pencarian kontraktor, dll. Setiap transaksi pembayaran pada aplikasi Mattreal dapat dilakukan melalui produk T-Bank BRI. Fitur pinjaman juga disediakan untuk membiayai pembangunan atau renovasi rumah.


Sedangkan peringkat keempat hingga kesepuluh masing-masing mendapatkan hadiah sebesar Rp10 juta. Total hadiah yang diberikan BRI sebanyak Rp295 juta. Disamping itu IBM Indonesia juga memberikan free penggunaan produk IBM Bluemix PaaS dan Softlayer IaaS selama 12 bulan.


Kolaborasi event hackathon ini didasarkan oleh visi yang sama, yaitu untuk menciptakan pengusaha-pengusaha yang memanfaatkan teknologi digital untuk berperan dalam memajukan perekonomian bangsa dengan menawarkan solusi-solusi digital.


Dalam hal ini, BRI melihat Tech in Asia merupakan komunitas online yang menghubungkan ekosistem startup se-Asia, khususnya Indonesia. Sedangkan, Sinar Mas Land sedang melakukan pengembangan kota BSD menuju integrated smart digital city, serta IBM Indonesia memiliki platform Bluemix (digital innovation platform) yang dapat mendukung dan memudahkan para startup atau developer berkreasi dalam pembuatan aplikasi mereka. (gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN