Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indonesia memiliki beragam makanan halal  Foto ilustrasi: Investor Daily/IST

Indonesia memiliki beragam makanan halal Foto ilustrasi: Investor Daily/IST

Cegah Penggunaan Pewarna Tekstil untuk Makanan

Surat Pembaca, Rabu, 20 Maret 2019 | 04:57 WIB

Jajanan tradisional khas lokal tak lekang oleh waktu, masih memiliki daya tarik bagi konsumen domestik. Namun, sangat disayangkan bila jajanan tradisional itu tidak dibuat dengan higienis dan bahkan mengandung bahan kimia berbahaya bagi kesehatan konsumen.

Sinyelemen itu masih ada buktinya. Saya membaca kabar, Yayasan Lembaga Konsumen Sumatera Selatan masih menemukan jajanan atau produk makanan dan minuman yang diolah secara tradisional menggunakan pewarna tekstil atau bahan kimia berbahaya bagi kesehatan manusia.

Berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan itu, kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peredaran jajanan atau produk makanan dan minuman yang mengandung bahan kimia berbahaya itu.

Pemerintah melalui aparaturnya hendaknya juga seringkali meninjau ke lapangan atau pasar, selain tak henti untuk menyosialisasikan perlunya menggunakan perwarna alami yang tak membahayakan bagi kesehatan manusia.

Selain makanan dan minuman yang menggunakan pewarna tekstil, masyarakat juga perlu mewaspadai peredaran makanan dan minuman yang telah habis masa pakai atau kedaluwarsa.

Peredaran makanan dan minuman yang tidak layak dikonsumsi itu perlu diwaspadai. Karena, jika Anda tidak teliti, bisa saja menjadi sasaran pedagang yang berbuat curang dengan sengaja memasarkan makanan dan minuman yang berkualitas buruk dan berbahaya.

Untuk menghindari menjadi korban sasaran peredaran makanan dan minuman yang mengandung pewarna berbahaya dan kedaluwarsa, ada baiknya kita perlu meningkatkan kewaspadaan dengan mengecek kemasan produk dan bentuk fisik barang yang akan kita beli.

Dengan kewaspadaan yang tinggi, kita bisa menghindari makanan dan minuman yang tidak layak dikonsumsi. Jangans segan untuk melakukan protes kepada pedagang atau melakukan tindakan hukum kepada penjual yang “nakal” itu.

Tindakan menjual makanan dan minuman yang tidak layak dikonsumsi merupakan perbuatan merugikan konsumen dan melanggar Undang Undang No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan sanksi hukum yang cukup berat.

Dalam UU Perlindungan Konsumen dijelaskan bahwa hak konsumen di antaranya adalah berhak mendapatkan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengonsumsi barang dan atau jasa, hak untuk memilih barang dan atau jasa serta mendapatkan barang dan atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan.

Nah, waspadalah. Jadilah konsumen yang cerdas, dan jadilah pedagang yang bertanggung jawab.

Sandi N

Palembang

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA