Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

CERI: Penunjukan Inalum Tidak Salah

Sabtu, 25 Maret 2017 | 11:17 WIB

Sementara itu, Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman mengatakan, PT Inalum adalah salah satu BUMN bidang tambang yang sangat sehat keuangannya , tidak salah kalau ditunjuk sebagai pimpinan konsorsium BUMN tambang untuk membeli saham divestasi.

 

Namun, ada dua hal yang harus diingat, yakni Inalum lebih berpengalaman di bisnis smelter ( hilir) bukan di eksplorasi dan penambangan mineral (hulu ). Karena itu, dia menyarankan untuk mengajak PT Antam, PT Timah, dan PT Bukit Asam.

 

Selain itu, harus ditentukan mekanisme penentuan harga saham divestasinya yang akan dilakukan seperti apa bentuknya. “Jangan yang sudah berlangsung selama ini, PT FI menawarkan harga saham 10, 64 % senilai US$ 1, 7 miliar, sementara Kementerian ESDM menilai US$ 630 juta , sehingga akan a lot prosesnya , bahkan itu akan bagian strategi PTFI untuk mengulur terus. Apalagi faktanya sudah 4 tahun PTFI tidak membayarkan deviden saham milik pemerintah 9, 36%, “ kata Yusri kepada Investor Daily, di Jakarta, Jumat (24/3).

Oleh karena pertimbangan alot tersebut, dia menyarankan konsorsiun BUMN lebih fokus membangun smelter agar Indonesia tidak dirugikan terus oleh PTFI.

 

Untuk BUMD, kata dia, sangat wajar diberikan saham 10% . Hal ini mengingat dalam blok migas yang sudah berproduksi diberikan hak PI ( participacing interest ) 10% sesuai PP Nomor 35 tahun 2004.

 

“Saya tidak setuju BUMD Papua hanya diberikan 5%. Pemerintah pusat harus adil, karena 10% untuk Papua (biasanya dibagi untuk BUMD provinsi dan BUMD kabupaten penghasil

tambang ),” ujarnya. (is/jn)

BAGIKAN