Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
chevron

chevron

Chevron akan Akuisisi Anadarko US$ 33 Miliar

SN, Minggu, 14 April 2019 | 12:45 WIB

NEW YORK - Chevron pada Jumat (12/4) mengumumkan akan mengakuisisi rivalnya sesama produsen minyak Amerika Serikat (AS) Anadarko sebesar US$ 33 miliar. Akuisisi ini disebutkan akan memperkuat eksplorasi dan produksi raksasa minyak tersebut di pasar dalam negeri.

Transaksi yang akan berupa tunai serta saham ini terpusat pada asetaset Anadarko di Cekungan Permian di negara bagian Texas dan di Teluk Meksiko. Di dua area tersebut Chevron sudah menjadi pemain besar dan skala ekonominya akan menguntungkan para pemasok serta kunci dalam kegiatan pengeboran dan produksi.

Anadarko memiliki sejumlah kegiatan operasi di luar negeri. Termasuk proyek gas alam cair besar di Mozambik. Jadi akuisisi ini akan memperkuat salah satu bisnis global Chevron.

“Transaksi ini akan memperkuat Chevron. Kombinasi aset-aset premium dan berkualitas tinggi milik Anadarko dengan portofolio besar kami akan memperkuat kepemimpinan di Permian, meningkatkan kemampuan kami di Teluk Meksiko, dan menumbuhkan bisnis LNG kami,” tutur CEO Chevron Mike Wirth.

Chevron adalah perusahaan minyak kedua terbesar AS setelah Exxon Mobil. Akuisisinya terhadap Anadarko akan menjadi yang terbesar sejak membeli Texaco pada 2001. Chevron pada 2005 juga membeli Unocal sebesar US$ 18,3 miliar, setelah menaikkan harga penawaran dan menang atas penawaran dari CNOOC Tiongkok.

Akuisisi terhadap Anadarko akan dibayar dengan 25% tunai dan 75% saham. Para pemegang saham Anadarko akan menerima 0,39 saham Chevron dan tunai US$ 16,25 untuk setiap satu kepemilikan saham Anadarko.

Selain itu, Chevron memperkirakan penghematan biaya US$ 1 miliar dari akuisisi ini. Chevron akan memiliki portofolio kualitas tinggi dan melepas sekitar US$ 15 miliar - US$ 20 miliar asetnya.

Chevron pada 2018 menghasilkan pendapatan US$ 42,4 miliar. Produksi minyaknya sebanyak 3,1 juta barel per hari (bph) atau di atas produksi harian sebagian besar anggota Organisasi Negara-Negara Produsen Minyak (OPEC).

Sementara Anadarko tahun lalu mencatatkan pendapatan US$ 13,4 miliar dan produksi 666.000 bph minyak. (afp)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN