Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Chevron Minta Perpanjangan Waktu Siapkan Proposal

Sabtu, 16 Juni 2018 | 20:17 WIB

Sementara untuk nasib Blok Makassar Strait, pemerintah masih menunggu kontraktornya, yakni Chevron Indonesia. Hal ini lantaran Chevron Indonesia meminta perpanjangan waktu untuk menyiapkan proposal.


“Dia minta waktu. Sampai Juni ini lah dikejar,” kata Driektur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto.


Blok Makassar Strait saat ini digarap Chevron Makassar Strait 72%, PHE 10%, dan Tiptop Makassar 18%. Sebelumnya, Djoko menjelaskan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 35 Tahun 2004 Pasal 28, kontraktor eksisting dapat mengajukan perpanjangan kontrak paling cepat 10 tahun dan paling lambat 2 tahun sebelum kontrak selesai.


Sementara pemerintah harus membuat keputusan pengelola baru paling telat satu tahun sebelum kontrak diterminasi. Namun, lanjut dia, pemerintah akan berupaya secepatnya menetapkan operator baru dari blok migas terminasi ini.


“Kami targetkan untuk yang (kontraknya selesai) 2020 ditetapkan pada Juni nanti, berikutnya yang 2021 di Juli, 2022 di Agustus, 2023 di September, 2024 di Oktober, 2025 di November, dan 2026 di Desember. Jadi tahun ini selesai (penetapan pengelola baru),” kata dia.


Untuk blok terminasi sampai 2019, pemerintah telah menetapkan pengelolanya. (*)

BAGIKAN