Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Daftar Asuransi Terbaik 2014 Versi Majalah Investor

Alex Dungkal dan Emral Ferdiansyah, Kamis, 3 Juli 2014 | 17:14 WIB


JAKARTA – Tujuh perusahaan asuransi nasional meraih predikat ‘Asuransi Terbaik 2014’ versi Majalah Investor, masing-masing tiga asuransi jiwa, tiga asuransi umum dan satu reasuransi.


Selain itu, diberikan pula penghargaan khusus untuk satu asuransi jiwa dan satu asuransi umum. Adapun enam asuransi terbaik dari asuransi jiwa dan umum, terpilih dari 12 peraih nominasi yang memperoleh skor tertinggi di kelompok aset masing-masing.

Tahun ini untuk pertama kalinya, penjurian Asuransi Terbaik menambahkan penilaian kualitatif yaitu dengan memasukkan penilaian interviu dengan para peraih nominasi. Ke-12 peraih nominasi adalah PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, PT AXA Mandiri Financial Services, PT Commonwealth Life, PT Indolife Pensiontama, PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha, PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia, PT Asuransi Adira Dinamika, PT Asuransi Astra Buana, PT Asuransi Bangun ASKRIDA, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, PT Pan Pacific Insurance, dan PT Asuransi Umum BCA .

Pada kelompok asuransi jiwa, penghargaan diberikan untuk 3 perusahaan asuransi jiwa. PT AXA Mandiri Financial Services menjadi yang terbaik untuk kategori aset di atas Rp 15 triliun. Untuk kategori aset antara Rp 5 triliun sampai Rp 15 triliun, penghargaan diberikan kepada PT Commonwealth Life. Sementara itu, PT Asuransi Jiwa Inhealth meraih posisi terbaik untuk kategori aset di atas Rp 1 triliun hingga Rp 5 triliun.

Pada kelompok asuransi umum, 3 perusahaan terbaik tahun ini diisi PT Asuransi Astra Buana yang meraih penghargaan untuk kategori aset di atas Rp 3 triliun. Sedangkan PT Asuransi Bangun ASKRIDA berhasil menjadi perusahaan asuransi terbaik untuk kategori aset antara Rp 1 triliun sampai Rp 3 triliun. Posisi terbaik untuk kategori aset antara Rp 250 miliar sampai Rp 1 triliun diraih PT Pan Pacific Insurance . Penghargaan untuk reasuransi terbaik jatuh ke tangan PT Tugu Reasuransi Indonesia.

Ke-12 peraih nominasi dan ke-7 perusahaan asuransi terbaik terpilih sebagai perusahaan asuransi terbaik pada kelompoknya masing-masing, setelah melewati seleksi awal dan proses pemeringkatan versi Majalah Investor. Untuk mengukur peringkat perusahaan asuransi digunakan sejumlah kriteria pemeringkatan.

Investor juga memberikan penghargaan khusus, untuk asuransi jiwa dan umum berdasarkan peran dalam mengembangkan asuransi mikro. Penghargaan khusus ini diberikan dalam rangka mendukung program literasi keuangan yang dijadikan tema pengembangan industri keuangan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Penghargaan khusus untuk asuransi jiwa diberikan kepada PT Asuransi Allianz Life Indonesia. Sedangkan penghargaan khusus untuk asuransi umum diberikan kepada PT Asuransi Central Asia.

Kriteria Pemeringkatan
Ketua Dewan Juri Herris Simandjuntak mengatakan, pemeringkatan tahun ini disempurnakan dari tahun-tahun sebelumnya melalui penambahan wawancara dengan para peraih nominasi. Dengan adanya wawancara tersebut, tim juri bisa mengkonfirmasikan angka-angka yang ada dalam laporan keuangan, dan mendalaminya bila dirasa ada hal-hal yang kurang jelas.

“Selain itu, tim juri menanyakan tiga aspek yakni aspek strategis, kesiapan menghadapi persaingan dan pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), serta aspek implementasi good corporate governance (GCG) dan corporate social responsibility (CSR). Dengan wawancara tersebut kami memiliki penilaian yang lebih komprehensif. Ini langkah maju yang bisa kami lakukan,” papar Herris Simandjuntak dalam penganugerahan penghargaan Asuransi Terbaik 2014 versi Majalah Investor, di Ballroom, Four Season Hotel, Jakarta, Kamis (3/7).

Pemeringkatan kali ini menggunakan 14 kriteria, baik untuk asuransi umum, asuransi jiwa, maupun reasuransi. Kriteria untuk asuransi umum meliputi, pertumbuhan aset rata-rata 5 tahun (2009–2013), pertumbuhan jumlah investasi rata-rata 5 tahun (2009-2013), pertumbuhan ekuitas rata-rata 5 tahun (2009-2013).

Berikutnya pertumbuhan premi penutupan langsung 5 tahun (2009-2013), pertumbuhan premi neto rata-rata 5 tahun (2009-2013), pertumbuhan hasil underwriting rata-rata 5 tahun (2009-2013), pertumbuhan hasil investasi rata-rata 5 tahun (2009-2013), pertumbuhan laba bersih rata-rata 5 tahun (2009-2013), pangsa pasar premi neto tahun 2013, rasio underwriting terhadap premi neto 2013, TATO (Total Aset Turn Over) 2013, ROA (return on assets) 2013, ROE (return on equity) 2013, dan RBC (risk based capital) 2013.

Sementara itu, 14 kriteria untuk asuransi umum, mayoritas sama dengan asuransi jiwa, kecuali kriteria pertumbuhan premi penutupan langsung 5 tahun (2008-2013) yang khusus berlaku untuk asuransi umum. Lalu pertumbuhan hasil underwriting 5 tahun (2008-2013) dan rasio underwriting terhadap premi neto yang berlaku untuk asuransi umum dan reasuransi. Sedangkan kriteria pertumbuhan premi bruto 5 tahun khusus berlaku untuk reasuransi.

Tidak semua perusahaan asuransi dilakukan pemeringkatan. Ada seleksi awal yang meliputi, laporan keuangan 2013 yang dipublikasi harus sudah diaudit, laporan keuangan 2013 tidak mendapat opini disclaimer, RBC minimal 120 persen, masih beroperasi hingga pemeringkatan ini dibuat.

Selanjutnya tidak dalam status PKU (pembatasan kegiatan usaha) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak dalam kondisi khusus (run off, masa transisi, dll), ekuitas minimal Rp 50 miliar, aset asuransi umum tahun 2013 di atas Rp 100 miliar, aset asuransi jiwa tahun 2013 di atas Rp 1 triliun, tidak menderita rugi tahun 2013, serta data lengkap.

Berdasarkan seleksi awal, ada 68 perusahaan yang tidak lolos. Terdiri atas 28 asuransi jiwa, dan 37 asuransi umum. Sedangkan, asuransi syariah sengaja tidak diikutkan dalam pemeringkatan karena memiliki karakter khusus yang berbeda dengan asuransi konvensional.

Secara keseluruhan, ada 44 asuransi jiwa, 80 asuransi umum dan empat reasuransi. Setelah melewati seleksi, perusahaan asuransi yang diperingkat menjadi 64 asuransi. Di kelompok asuransi umum sebanyak 43 perusahaan, di kelompok asuransi jiwa 21 perusahaan, dan empat perusahaan reasuransi. (ID/WBP/PR)

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA