Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

DPRD Soroti Investor Tambang Tanpa Amdal

Antara, Selasa, 21 Februari 2012 | 12:57 WIB

KENDARI-Kalangan DPRD Kabupaten Konawe Utara meminta pemerintah dan institusi terkait agar menindak tegas investor tambang yang tidak memiliki dokumen analisis dampak lingkungan (Amdal).

"Pemerintah dan rakyat Konawe Utara membuka diri bagi investor demi kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan tetapi harus mengacu pada koridor perundang-undangan," kata Ketua DPRD Konawe Utara Rauf di Kendari, Selasa (21/2).

Dokumen analisis dampak lingkungan bagi perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan wajib dimiliki sebagaimana diatur Undang-Undang nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Sehingga, kalau ada elemen mahasiswa atau lembaga peduli lingkungan yang menyorot eksistensi investor tambang karena terindikasi tidak memiliki dokumen analisis dampak lingkungan agar diterima sebagai kritikan wajar.

"Kekayaan alam Indonesia, termasuk di Kabupaten Konawe Utara yang kaya nikel diharapkan membawa kemakmuran," kata mahasiswa aktivis lingkungan Dedi Yasir.

Namun, impian kekayaan yang berlimpah untuk kemakmuran tidak menjadi pembenaran untuk melakukan eksploitasi tanpa kendali hingga mengesampingkan keselamatan manusia sekitarnya.

Disinyalir sejumlah perusahaan di Kabupaten Konawe Utara melakukan penambangan tanpa dukungan analisis mengenai dampak lingkungan yang dikeluarkan institusi terkait.

"Warga Konawe Utara mengharapkan pemerintah dan pihak terkait agar menghentikan kegiatan eksploitasi sebelum menunjukan dokumen Analisis dampak lingkungan," katanya.(ant/hrb)

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA