Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Indonesia-Singapura Kerja Sama Antisipasi Dampak Digitalisasi

Minggu, 17 Juni 2018 | 20:22 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA – Indonesia dan Singapura menyepakati kerja sama antisipasi dampak ketenagakerjaan dari revolusi digital.


Kerja sama ini disepakati Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Menteri Tenaga kerja Singapura Josephine Teo saat pertemuan bilateral di sela-sela sidang perburuhan ILO di Jenewa, Swiss, baru-baru ini.


Menteri Hanif menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Singapura yang selama ini telah bekerja sama dengan Indonesia dalam hal ketenagakerjaan melalui Temasek Foundation dan Singapore Polytechnic.


Selanjutnya, ia berharap kerja sama peningkatan skill pekerja harus terus ditingkatkan, guna mengantisipasi dampak revolusi industri 4.0.


Indonesia juga berharap kerja sama melakukan pemetaan transformasi sebagai respons terhadap digitalisasi dan industri 4.0. Indonesia ingin melihat pengalaman yang telah dilakulan Singapura.


Selain itu, Indonesia juga meminta Singapura bertukar pengalaman dalam menjalankan skema pembiayaan peningkatan keterampilan bagi pekerja (skills development fund).


Kedua menteri sangat menyadari dampak digitalisasi industri atau yang lazim disebut revolusi industri 4.0, yang banyak menghilangkan jenis pekerjaan konvensional. Namun pada saat yang sama akan menghadirkan banyak jenis pekerjaan baru di masa mendatang.


Oleh karenanya, diperlukan pemetaan jenis pekerjaan yang akan muncul di masa mendatang. “Singapura membuka diri bekerjasama dan berbagi pengalaman dalam memetakan future of work,” kata Josephine seper ti dikutip Antara.


Menurutnya, dalam mengantisipasi dampak industri digital, Singapura telah memperkenalkan konsep industrial map dan profesional engagement dimana setiap industri memiliki peran penting dalam mengatasi perubahan jenis pekerjaan.


Untuk itu, keberadaan pelatihan di setiap perusahaan menjadi sangat penting. Dengan pelatihan, akan diketahui keutuhan jenis pekerjaan. karena itulah cermin kebutuhan pekerjaan di setiap perusahaan. Josephine juga mengundang Menaker RI datang ke Singapura dalam rangka mengkonkretkan berbagai kerja sama yang dapat dilakukan untuk bersama sama meningkatkan kualitas SDM di era digitalisasi ekonomi. (ark)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN