Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Investasi Tolak Ukur Kemajuan Suatu Bangsa

Abdul Muslim, Kamis, 12 November 2015 | 12:46 WIB

JAKARTA- Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan tingkat kegiatan investasi dalam suatu negara dapat menjadi tolok ukur kemajuan bangsa tersebut.

Hal itu disampaikan Wapres Jusuf Kalla saat menghadiri peluncuran kampanye "Yuk Nabung Saham" oleh Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis.

"Hanya invetasi yang dapat meningkatkan nilai tambah, meningkatkan produktivitas dan meningkatkan lapangan kerja. Itulah bisa dikatakan suatu negara maju atau tidak maju," kata Wapres.

Dengan adanya kegiatan investasi yang baik, maka kesejahteraan rakyat akan meningkat yang dapat diukur melalui pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini hanya mencapai 4,7 sementara target pertumbuhan ekonomi ada di angka 7.

Tingkat pertumbuhan ekonomi antara lain dapat diukur dari pendapatan per kapita, jumlah orang yang bekerja, kata Wapres.

"Dari semua ukuran untuk melihat apakah negara kita maju atau tidak, yang dapat mengangkat pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja cuma satu, yaitu investasi, yang dilakukan oleh Pemerintah, dunia usaha dan masyarakat," jelasnya.

Investasi yang dilakukan oleh masyarakat salah satunya dengan bermain saham atau membeli saham secara berkala dan rutin.

"Untuk investasi diperlukan modal, dana dan kegiatan-kegiatan lainnya. Dari sisi itu pentingnya sistem perbankan, bursa efek seperti ini, dan juga kegiatan keuangan lainnya," jelasnya. (ant/hrb)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA