Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Jembatan Barelang, Penghubung Sejumlah Pulau

Minggu, 1 Mei 2016 | 18:23 WIB

Saat mengunjungi Batam pikiran yang melintas di benak adalah mengunjungi Jembatan Barelang. Inilah jembatan yang menghubungkan sejumlah pulau di Kabupaten Batam yakni Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang, dan Pulau Galang Baru.

 

“Totalnya ada enam jembatan. Tapi, jembatan yang terkenal adalah jembatan pertama,” kata Endang.

 

Jembatan ini pula yang menghubungkan ke Pulau Galang, yakn tempat penampungan warga Vietnam yang mengungsi ke Indonesia akibat perang sepanjang rentang tahun 1975 hingga 1996.“Kini, tempat itu dijadikan lokasi wisata. Kondisinya sepi tidak ada penghuni,” tutur Endang.

 

Jembatan pertama atau Jembatan Tengku Fisabilillah persisnya menghubungkan pulau Batam dengan pulau Tonton. Panjang jembatan kabel baja ini memiliki panjang 642 meter dengan dua tiang utama yang mencapai 118 meter dan 350 meter. “Mirip dengan Golden Gate yang di San Fransisco, Amerika Serikat yah,” ujarnya tersenyum.

 

Menikmati pemandangan jembatan pertama seakan tak ada habis-habisnya. Pemerintah daerah setempat membuatkan fasilitas bagi wisatawan untuk mengabadikan jembatan di sisi kiri jembatan Lokasi yang diberi nama Dendang Melayu itu cukup strategis.

 

Wisatawan dapat mengabadikan jembatan sekaligus berpose dari lokasi yang cukup lapang. Dan, rasanya inilah salah satu yang sayang dilewatkan ketika berkunjung ke Batam yang berpenduduk sekitar satu juta jiwa itu.

 

Sekadar informasi, pesona keindahan jembatan Barelang dapat direngkuh dari bagian kiri jembatan. Wisatawan dapat menikmati jembatan dengan ditemani sepoi-sepoinya angin laut serta sambil menikmati makan siang di restoran 77 Bird’s Nest. Restoran yang menyajikan aneka hidangan seafood itu persis di samping kiri jembatan dan menghadap ke arah laut.

 

Dari restoran ini pula terlihat pulau-pulau yang ada di Batam. Oh ya, hidangan yang tak bisa dilewatkan di restoran ini adalah makanan khas Batam, yakni Gongong. Panganan sejenis kerang ini dapat dijadikan hidangan pembuka. Untuk menyantapnya harus dibantu semacam alat dari tusukan gigi dan lebih nikmat disantap saat masih hangat. Tentu dilengkapi dengan sambal khas Batam. Pokoknya, bikin lidah bergoyang. (bersambung)

 

Baca selanjutnya di

http://id.beritasatu.com/tourism/nongsa-beach-salah-satu-pantai-nan-memikat/143736

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN