Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Jonan: ISKA Ikut Mewarnai Perjalanan Kebangsaan Indonesia

(gor/ant), Kamis, 31 Mei 2018 | 02:08 WIB

JAKARTA- Ketua Dewan Penasihat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) menegaskan bahwa ISKA  sejatinya ikut mewarnai perjalanan kebangsaan Indonesia.

 

“Usia 60 tahun menjadi momentum organisasi cendekiawan ini  untuk  bercermin kembali apa saja karya nyata yang sudah dilakukannya bagi gereja, bangsa dan negara,” kata Jonan, yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada acara Orasi Kebangsaan ISKA dalam  Dies Natalis ke 60 di Jakarta, Rabu (30/5). 

 

Di samping Jonan, dalam acara yang digelar di Gedung Yustinus lantai 15,  Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma  Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, tersebut juga memberikan  orasi  di hadapan sekitar  300-an tamu Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.

 

Ketua Presidium Pusat ISKA  Hargo Mandirahardjo menyatakan momentum istimewa ini juga diisi  dengan peluncuran buku Bunga Rampai Merawat Komitmen Kebangsaan. Diterbitkan oleh ISKA Press pada awal Mei 2018,  buku ini  salah satu ejahwata komitmen organisasi  cendekia Katolik  ini  dalam meneguhkan komitmen kebangsaan.

 

“Buku  ini merupakan kumpulan pandangan sejumlah tokoh nasional tentang dinamika kebangsaan di tanah air kita  yang saat ini" ujar  Hargo.

 

Menurut Hargo, saat ini Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ISKA di sejumlah daerah seperti Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Jawa Tengah, DI Yogyakarta,  Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan DKI Jabodetabek sedang melakukan kajian  tentang spirit merawat kebangsaan melalui  nilai-nilai kearifan lokal daerah. “Tujuan ISKA  adalah mengangkat kembali  kekayaan kearifan lokal   yang dapat  menguatkan komitmen kebangsaan kita,”Hargo menambahkan.

 

Ketua Panita Dies Natalis ke-60 dan Presidium Bidang Ekonomi ISKA, Luky Yusgiantoro, menjelaskan alasan ISKA mengangkat Persatuan dan Kesatuan Bangsa sebagai tema perayaan.

 

“Kami menyadari, tenun kebangsaan kita saat ini sedang diuji oleh berbagai peristiwa yang mengganggu relasi antar-anak bangsa," ujarnya. 

 

Dia menegaskan, komitmen meneguhkan kembali semangat persatuan dan kesatuan bangsa  bukan  perkara mudah. “Maka  kami perlu bersinergi  dengan  semua komponen anak bangsa,” kata Luky

 

Untuk  itulah, menurut Luky,  ISKA mengundang  kedua tokoh nasional di atas untuk memberikan  pencerahan tentang  dinamika kebangsaan di tanah air saat  ini.   

 

Munas di Bandungan

Berdiri pada 22 Mei 1958, nama ISKA baru mulai digunakan setelah Munas di Bandungan, Jawa Tengah pada 1964. Sejak itulah ISKA menjadi ormas Katolik yang  bersifat nasional serta berbentuk federasi.  Salah satu tujuannya: mengawal Pancasila dari aksi-aksi  distegrasi bangsa.

 

Kepengurusan ISKA dimulai dari Loo Siang Hien (1958-1960). Sejak itu ketua ISKA silih berganti, dari C. Sindhunatha (1960-1961), Que Sian Koen (1961- 1963), Jakob Oetama (1963-1985), J. Riberu (1985-1991), Djoko Wiyono (1991-1997), Charles Mangun (1997-2000), A. Sandiwan Suharto (2000-2003), Paulus Harli (2003-2009), Muliawan Margadana (2010-2017) dan V. Hargo Mandirahardjo (2017-2021).

 

Oleh karena itu, melalui Dies Natalis ke-60, ISKA ingin kembali mengukuhkan semangat untuk meneguhkan persatuan dan kesatuan bangsa  Seperti penegasan yang pernah diserukan oleh Uskup Agung Mgr. Albertus Soegijapranata SJ, “100% Katolik, 100% Indonesia”.

Pimpinan nasional  organisasi  cendekiawan  Islam, Kristen, Hindu   Budha, para akademisi,  para pejabat negara, rohaniwan dan rohaniwati,  profesional, politisi, perwakilan mahasiswa, serta tamu dari berbagai elemen masyarakat  turut hadir memeriahkan Dies Natalis ISKA  ke 60.

 

Perayaan 60 tahun ISKA dimulai dengan Misa Syukur Konselebrasi  yang dipimpin oleh Mgr. Paulinus Yan Olla,  Uskup Tanjung Selor Kalimantan Utara didampingi Romo Antonius Widyarsono SJ, Romo Antonius Haryanto Pr,  dan Romo Siswantoko Pr. (gor)

BAGIKAN