Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Kedatangan Turis Asing di Moskow Melonjak 60%

Oleh F Rio Winto dan Iwan Subarkah, Senin, 16 Juli 2018 | 11:55 WIB

Kedatangan turis asing di Moskow saja melonjak 60% sehingga total kedatangan ke ibu kota Rusia tersebut sepanjang Piala Dunia menjadi tiga juta orang. Hal ini dikatakan Nikolai Gulyaev, kepala badan pariwisata dan olahraga Moskow, kepada Reuters, akhir pekan lalu.


Booking.com mencatat 74% properti di St Petersburg dan Moskow penuh dipesan untuk partai final Piala Dunia. Sedangkan di arena-arena pertandingan, fans Rusia paling royal membelanjakan uang. Tak kurang dari US$ 12 juta dikeluarkan mereka selama empat pekan pertama turnamen ini berlangsung. Hal ini diungkapkan Visa, akhir pekan lalu.


Penjualan bir, minuman nonalkohol, dan camilan naik tajam selama dua pekan pertama Piala Dunia,” ujar jaringan supermarket Perekrestok.


Di kota-kota penyelenggara, para penggila bola menyemut di kafe-kafe, bar, sehingga meludeskan stok bir yang ada. Padahal, sebagian kota itu belum pernah kedatangan banyak turis

Perusahaan kredit ritel online Kviku menyatakan, jumlah nasabahnya naik lebih dari 25% dalam satu bulan terakhir. Sebagian besar meminjam dana untuk penerbangan ke kota-kota penyelenggara Piala Dunia.


Sementara M.Video-Eldorado, peritel elektronik papan atas Rusia, menyatakan, permintaan TV dan smartphone naik 20% sepanjang Mei-Juni 2018 dibandingkan tahun lalu.


Perusahaan iklan papan atas Rusia Avito menyatakan, penjualan merchandise Piala Dunia juga melonjak. Terlebih setelah Rusia lolos ke babak delapan besar. Sedangkan perusahaan riset Romir menyatakan, jumlah warga Rusia yang tidak liburan musim panas tahun ini melonjak 23% dibandingkan 7% pada 2016. Mereka lebih memilih tinggal di rumah untuk menonton Piala Dunia. (nid/az)



Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/korporasi-di-indonesia-manfaatkan-nobar/177825

BAGIKAN