Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Kereta Bandara Soetta Terus Dipercepat

Thresa Sandra Desfika, Sabtu, 7 April 2018 | 14:29 WIB

JAKARTA -- Kereta Api Bandara Soekarno Hatta (Soetta) akan terus dipercepat waktu tempuhnya, agar nantinya mengangkut 11.000 penumpang per hari atau atau 6% dari jumlah penumpang Bandara 172.602. Rute Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Bandara, hingga Terminal 2, 3, dan 1 kini bisa ditempuh dalam waktu 66 menit dan pada kuartal II ini akan dipangkas lagi menjadi 58 menit.

 

Penumpang dari Jakarta menuju Bandara Soetta di Cengkareng (Tangerang) bisa berangkat dari Stasiun Sudirman Baru menuju Stasiun Bandara yang kini bisa ditempuh 46 menit dari sebelumnya 55 menit.

 

Perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan Skytrain menuju Terminal 2, Terminal 3, dan Terminal 1 selama 7 menit, dengan waktu tunggu antarkereta saat ini 13 menit dibanding pada awal beroperasi 30 menit. Waktu tunggu akan dipercepat menjadi 5 menit pada kuartal II ini.

 

Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto juga memastikan tidak ada pengurangan jadwal Kereta Api Bandara Soekarno Hatta atau KA BSH, menyusul terjadinya penumpukan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek di Stasiun Duri beberapa hari ini. Hal ini akibat bertambahnya frekuensi KA BSH  yang mengurangi jadwal KRL lintas Duri-Tangerang, yang masih dipakai bersama-sama.

 

“Jadi, headway atau jarak kedatangan antarkereta KA BSH tetap 30 menit. Dengan demikian, waktu tempuh perjalanan dari Stasiun Sudirman Baru-Stasiun Bandara Soekarno Hatta bisa 46 menit,” ujar Heru saat dihubungi di Jakarta, Jumat (6/4).

 

Ia menepis kabar sebelumnya mengenai kemungkinan adanya pengurangan jadwal KA BSH, untuk mengurai penumpukan penumpang KRL Jabodetabek di Stasiun Duri. Penumpukan ini akibat bertambahnya frekuensi KA BSH dan pengurangan jadwal KRL lintas Duri-Tangerang.  (bersambung)

 

Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/tingkatkan-daya-saing/174186

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA