Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Laba Bukopin Tumbuh 65,5%

Oleh Nida Sahara, Rabu, 14 November 2018 | 14:51 WIB

Di sisi lain, PT Bank Bukopin Tbk sampai dengan kuartal ketiga tahun ini membukukan laba bersih atau setelah pajak konsolidasian sebesar Rp 327 miliar, tumbuh 65,5% dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 200 miliar.

Direktur Keuangan dan Perencanaan Bank Bukopin M Rachmat Kaimuddin mengatakan, pertumbuhan yang signifikan tersebut disebabkan tahun lalu ada restatement pada laba sehingga berpengaruh pada laba setelah pajak September 2018. Pihaknya menyebut, untuk laba sebelum pajak pada kuartal III-2018 sebesar Rp 393 miliar, tumbuh 12,96% secara tahunan.

"Kalau laba itu lihatnya laba sebelum pajak saja agar lebih fair yang tumbuhnya sekitar 13%, karena tahun lalu ada re-statement sehingga laba setelah pajak besar. Tapi kami bilang ini perbaikan yang cukup baik, karena kami melakukan efisiensi," jelas Rachmat.

Meskipun laba konsolidasi tumbuh signifikan, namun perseroan juga mencatat pendapatan berbasis komisi (fee based income) sebesar Rp 572 miliar, turun 2,23% (yoy). Namun, margin bunga bersih (NIM) Bank Bukopin per September tercatat di level 3,14%, naik dari posisi tahun lalu di 3,12%.

Hingga akhir tahun ini, perseroan menargetkan laba bersih bisa mencapai Rp 400 miliar sampai Rp 500 miliar.

Sementara itu, NIM juga diperkirakan bisa berada di posisi 3,1-3,5% per Desember 2018 tergantung dari kondisi pasar. Untuk laba bersih BUSN non devisa melonjak 73,58% menjadi Rp 1,31 triliun dari Rp 757 miliar.

Laba bersih bank pembangunan daerah (BPD) per September 2018 sebesar Rp 10,07 triliun, meningkat 5,22% dari tahun lalu yang senilai Rp 9,57 triliun. Untuk laba bank campuran sebesar Rp 2,44 triliun, menurun 2,79% dari Rp 2,51 triliun. Serta laba bersih bank asing tercatat sebesar Rp 5,80 triliun, turun 12,52% dari posisi tahun lalu Rp 6,63 triliun. (bersambung)

Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/moneyandbanking/ojk-tahun-depan-kredit-perbankan-tumbuh-lebih-tinggi/182582

BAGIKAN