Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lippo Cikarang. Foto: IST

Lippo Cikarang. Foto: IST

Lippo Cikarang Siap Rights Issue US$ 200 Juta

Farid Firdaus, Senin, 22 April 2019 | 12:10 WIB

JAKARTA – PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menargetkan mampu merampungkan penambahan modal dengan hak memesan efek terelebih dahulu (HMETD) atau rights issue pada kuar tal III-2019.

Perseroan mengincar dana hingga US$ 200 juta dari aksi tersebut. Direktur Lippo Cikarang Hong Kah Jin mengatakan, perseroan telah mengantongi restu pemegang  saham untuk melaksanakan rights issue.

Kemudian, perseroan segera menyampaikan pendaftaran atas aksi ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan diharapkan meraih pernyataan efektif dari OJK setelahnya.

“Dana dari hasil rights issue akan digunakan untuk memperkuat neraca keuangan perusahaan dan pendanaan proyek Meikarta,” jelas dia usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (18/4).

Hong Kah Jin belum dapat menyebutkan jumlah pasti saham baru yang akan diterbitkan beserta kisaran harga pelaksanaan. Yang pasti, dana rights issue bakal mempercepat pengerjaan District 1 mega proyek Meikarta di akhir tahun ini.

“Dalam prosesnya, kami ingin menyelesaikan pembangunan District 1 sesuai dengan rencana rancangannya akhir tahun ini,” kata dia.

Sebagai informasi, pembangunan proyek Meikarta tahap 1 dilakukan di atas lahan seluas 84 hektare dengan target pembangunan sebanyak 28 tower.

Adapun perseroan sebelumnya telah menyerahkan secara bertahap unit apartemen menara ketiga di Meikarta CBD Orange Country, yaitu Irvine, Westwood, dan Pasadena kepada pelanggan.

Dari sisi kinerja, lanjut Hong Kah Jin, perseroan menargetkan mampu membukukan pra-penjualan atau marketing sales hingga Rp 1 triliun tahun ini.

Dari nilai tersebut, proyek residensial diharapkan mampu berkontribusi Rp 447 miliar, komersial menyumbang Rp 43 miliar dan lahan industri menyumbang Rp 105 miliar.

Sementara itu, proyek Orange County residensial diperkirakan akan berkontribusi Rp 75 miliar, dan proyek Kerja Sama Operasi (KSO) untuk Kawasan Industri Delta Silicon 8 menyumbang Rp 300 miliar tahun ini.

“Target tahun ini memang konservatif dibanding realisasi marketing sales tahun lalu yang sebesar Rp 1,04 triliun. Namun, kami tetap percaya diri untuk mencapainya,” kata dia.

Lippo Cikarang dan TNI-Polri Gelar Fun Bike
Lippo Cikarang dan TNI-Polri Gelar Fun Bike

 

Tahun ini, perseroan berharap mampu mempertahankan rasio laba bersih sebesar 40% dari total pendapatan. Perseroan meraih lonjakan laba yang signifikan pada tahun lalu yang dipicu dekonsolidasi anak usaha PT Mahkota Sentosa Utama (MSU). Perseroan membukukan kenaikan laba bersih 503% menjadi Rp 2,2 triliun pada tahun lalu, dibandingkan perolehan tahun sebelumnya Rp 368 miliar.

Perseroan juga membukukan peningkatan total pendapatan sebesar 47% menjadi Rp 2,2 triliun tahun 2018, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 1,5 triliun. Laba kotor juga bertumbuh hingga 98% menjadi Rp 1,3 triliun.

“Di tahun lalu laba meningkat tajam karena penjualan ruko dan lahan komersial. Konsolidasiannya MSU, sehingga record sales gain-nya besar,” kata Hong Kah Jin.

RUPST Lippo Cikarang sepakat untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2018. RUPST ini juga mengumumkan susunan dewan komisaris yakni, Presiden Komisaris Theo L Sambuaga, tiga Komisaris Independen yaitu Sugiono Djauhari, Didik Junaedi Rachbini, dan Hadi Cahyadi, serta Komisaris Ali Said.

Sedangkan pada jajaran direksi antara lain, Presiden Direktur Sie Subiyanto dan empat Direktur yakni, Hong Kah Jin, Ju Kian Salim, Alexander Yasa, Lora Oktaviani, dan Direktur Independen Sony.

Sebagai informasi, Lippo Cikarang merupakan pengembang kawasan perkotaan dengan fasilitas berstandar internasional, dengan luas sekitar 3.250 hektar (ha) di mana industri menjadi basis ekonominya. Hingga kini, perseroan telah berhasil membangun lebih dari 17.192 rumah, dengan populasi saat ini 51.250 penduduk.

Sementara di kawasan industri Lippo Cikarang terdapat sekitar 500.500 orang bekerja setiap hari di 1.200 pabrik manufaktur. Lippo Cikarang memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp 1,34 triliun atau setara US$ 96 juta per 31 Maret 2019.

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN