Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Melanjutkan Pelepasliaran Orangutan ke Hutan Alami

Sabtu, 13 Januari 2018 | 08:57 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Melanjutkan kampanye #OrangutanFreedom yang menargetkan pelepasliaran sebanyak mungkin orangutan ke hutan alami dan ke pulau-pulau pra-pelepasliaran sejak tahun 2017 lalu, sekaligus memperingati Hari Sejuta Pohon Sedunia, Yayasan BOS bersama BKSDA Kalimantan Tengah dan Balai TNBBBR pada 10 Januari lalu melepasliarkan 4 orangutan dari Pusat Rehabilitasi Orangutan BOSF di Nyaru Menteng ke habitat alami mereka di Hutan TNBBBR, Kabupaten Katingan.

 

Keempat orangutan ini terdiri atas 2 jantan dan 2 betina, akan dibawa melalui perjalanan darat dan sungai selama kurang lebih 10-12 jam dari Nyaru Menteng ke titik-titik yang telah ditentukan di TNBBBR. Empat orangutan ini telah sangat siap untuk hidup di alam liar.

 

Menunda pelepasliaran mereka untuk menunggu yang lain siap adalah bukanlah pilihan yang tepat. Masih ada ratusan orangutan lain menanti di pusat rehabilitasi kami di Nyaru Menteng.

 

Untuk mempercepat proses persiapan pelepasliaran, kami menyiapkan sejumlah pulau prapelepasliaran untuk membiasakan para orangutan hidup di lingkungan yang menyerupai hutan alami. Dan untuk melanjutkan kampanye #OrangutanFreedom, kami tahun ini merencanakan untuk bisa melepaskan 200 orangutan baik ke pulau-pulau pra-pelepasliaran, pulau suaka orangutan, atau hutan.

 

Perlu diingat bahwa rehabilitasi adalah proses yang membutuhkan waktu bertahun-tahun. Orangutan bukanlah spesies yang bisa kita lepasliarkan begitu saja ke hutan, mereka butuh waktu lama mengasah keterampilan bertahan hidup di alam liar. Tidak hanya butuh waktu lama, biaya yang dibutuhkan juga tidak sedikit.

 

Kita hanya bisa menyukseskan pelestarian orangutan dan habitatnya jika bekerja sama. Kami tidak bisa mengerjakannya sendirian. Selain dilindungi Undang-undang, orangutan sebagai kerabat terdekat manusia juga berperan penting membantu regenerasi hutan. Kita wajib bekerja keras melestarikan keberadaan satwa hebat ini, karena hutan yang lestari dan terlindungi, adalah faktor penting bagi kualitas hidup manusia. Di tahun yang baru, mari kita susun harapan baru.

 

Jamartin Sihite

CEO Yayasan BOS

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN