Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo

Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo

Mendagri Harapkan Bupati Madina Tetap Lanjutkan Tugas

Jumat, 26 April 2019 | 09:38 WIB
B1

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berharap Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), Dahlan Hasan Nasution tetap mengurungkan niatnya untuk mundur. Dahlan diminta menyelesaikan masa jabatannya hingga 2021.

“Mungkin seyogianya yang bersangkutan (Dahlan) terus melanjutkan tugasnya sebagai bupati,” kata Mendagri Tjahjo Kumolo dalam keterangan seperti diterima Beritasatu.com, Kamis (25/4).

Dia mengungkapkan, pada pekan depan dirinya akan mengundang Dahlan. Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) sejauh ini telah berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, membahas surat pengunduran diri Dahlan. Tjahjo Kumolo belum mengetahui informasi bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak pengunduran diri Dahlan.

“Prinsipnya (saat bertemu) saya akan menjelaskan mekanisme pengunduran diri,” ucap Tjahjo Kumolo.

Seperti diberitakan, Dahlan melayangkan surat kepada Presiden Jokowi dengan d.p Mendagri. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mendengar pengunduran diri Dahlan ditolak Jokowi. “Iya. Kayaknya ditolak Presiden Jokowi. Enggak sejauh itu (mundur),” kata Moeldoko.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemdagri, Bahtiar Baharuddin menjelaskan, pengunduran diri Dahlan tak tepat jika diajukan kepada Presiden. Hal ini sesuai Pasal 79 Undang- Undang (UU) Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Pengunduran diri KDH (kepala daerah) diajukan kepada DPRD. Hasil sidang paripurna DPRD, jika menerima pengunduran diri, beliau selanjutnya disampaikan kepada Mendagri melalui gubernur. Mekanismenya begitu. Tata cara pengunduran diri sudah diatur undang-undang,” jelas Bahtiar Baharuddin.

Untuk diketahui, surat Dahlan bernomor 019.6/1214/TUPIM/ 2019 pada 18 April 2018 memang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam surat, Dahlan menuliskan bahwa pelaksanaan Pemilu di Madina berjalan aman, lancar, dan terkendali.

Namun, hasilnya dinilai sangat mengecewakan serta tidak sesuai dengan yang diharapkan. Disinyalir, pasangan calon presiden dan wakil presiden (paslon) 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin tidak meraih hasil optimal di Madina. Kalah dari paslon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi).

Dahlan tercatat sebagai Ketua Dewan Penasihat Nusantara Untuk Jokowi (N4J), untuk wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Melalui suratnya, Dahlan mengungkap, pembangunan di Madina cukup signifikan dalam tiga tahun terakhir.

Masyarakat pun sudah diberi pencerahan. “Namun belum berhasil memperbaiki pola piker masyarakat dalam mendukung berbagai Pembangunan, untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya kepada Bapak Presiden,” tulis Dahlan.

Berikutnya, “Sebagai ungkapan rasa tanggung jawab atas ketidaknyamanan ini dengan segala kerendahan hati izinkan kami menyampaikan pemohonan untuk berhenti sebagai Bupati Mandailing Natal”.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN