Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Mengacu pada Tiga Prinsip Dasar

Oleh Nida Sahara, Rabu, 19 Desember 2018 | 16:23 WIB

Hendrikus menjelaskan, pedoman perilaku (code of conduct) yang dibuat bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan diterbitkan pada November 2018 mengacu pada tiga prinsip dasar.

Pertama, menurut dia, adalah transparansi produk dan metode penawaran produk layanan. Transparansi produk dan metode penawaran produk bertujuan memberdayakan pengguna yang mengajukan, memberikan, menerima, dan mengelola pinjaman secara sadar, memahami seluruh risiko yang terkait, dan bertanggung jawab.

Kedua, yaitu pencegahan pinjaman berlebih. Setiap pinjaman wajib ditawarkan dengan mempertimbangkan dan menyesuaikan kemampuan ekonomi penerima pinjaman untuk mengembalikan pinjaman.

“Pemberian pinjaman secara berlebihan di luar kemampuan membayar penerima pinjaman dianggap sebagai praktik yang tidak bertanggung jawab,” tegas dia.

Ketiga, kata Hendrikus, adalah penerapan prinsip itikad baik. Bahwa dalam memfasilitasi kegiatan penawaran dan pemberian pinjaman sebagai platform atau marketplace, setiap penyelenggara tetap wajib menerapkan prinsip itikad baik dengan memperhatikan kepentingan seluruh pihak yang terlibat, serta tanpa merendahkan harkat dan martabat pengguna. (ts}

Baca selanjutnya di https://id.beritasatu.com/home/mekanisme-pengawasan-perlu-diperketat/183786

BAGIKAN