Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Menteri Pertanian, Pangan dan Maritim Irlandia Kembangkan Hubungan Dagang dengan RI

Gora Kunjana, Jumat, 2 November 2018 | 10:27 WIB

JAKARTA - Menteri Pertanian, Pangan dan Maritim Irlandia, Michael Creed TD mengadakan rangkaian misi perdagangan pertama ke Indonesia dan Malaysia pada 27 Oktober hingga 1 November 2018.

Tujuan dari Misi Perdagangan ke Indonesia adalah untuk mengembangkan hubungan perdagangan dan pemerintahan yang berkelanjutan antara Irlandia dan Indonesia.

Berbagai pertemuan diselenggarakan antara Menteri Creed TD dan rombongan di Kementerian-Kementerian Indonesia, dan di saat yang sama, pelaku industri akan bergerak untuk mendapatkan kemitraan baru, bertatap muka dengan konsumen yang telah ada, dan
memperkenalkan Irlandia sebagai sumber persusuan (dairy) berkelanjutan.

Salah satu acara terkait hal tiu adalah Ireland’s Dairy Seminar yang diadakan di Hotel Mandarin Oriental Jakarta pada Rabu (31/10). Seminar dihadiri Menteri Creed TD didampingi oleh CEO Bord Bia (Badan Pangan Irlandia) Tara McCarthy, dan perwakilan-perwakilan dari industri pangan Irlandia.

Menteri Creed TD mengungkapkan misi Perdagangan, dimana industri dan pemerintah bergerak bersama, memainkan peranan penting dalam mengangkat citra Irlandia. Misi Perdagangan membantu dalam membangun hubungan yang dapat memberikan manfaat nyata bagi eksportir makanan dan minuman Irlandia.

“Acara seperti seminar ini dan pertemuan perdagangan tingkat tinggi yang kita adakan, serta kunjungan-kunjungan kami ke fasilitas produksi pangan membantu menciptakan berbagai kesempatan bagi para eksportir Irlandia untuk terlibat, terhubung dan mengerti Indonesia dengan cara tersendiri yang tidak dapat tergantikan,” katanya.

Ia menjelaskan, ekspor Makanan dan Minuman Irlandia di Asia Tenggara dan Indonesia Tercatat sebesar €15 juta dari €16 juta total ekspor dari Irlandia ke Indonesia pada tahun 2017 didominasi oleh produk persusuan (dairy).

“Per Agustus tahun ini, Irlandia telah mengekspor €9,2 juta produk makanan dan minuman ke Indonesia, dimana lebih dari €7,5 juta diantaranya adalah produk persusuan (dairy)," kata dia di Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Sedangkan sisanya adalah minuman beralkohol, seafood dan makanan dalam kemasan. Seiring dengan berkembangnya kelas menengah, permintaan konsumen terhadap produk persusuan dan daging di Indonesia meningkat pula. Saat ini, walaupun adanya peningkatan produksi di dalam negeri, Indonesia hanya memproduksi 40% dari produk persusuan yang dibutuhkan dalam memenuhi permintaan kebutuhan konsumen, sehingga harus dipenuhi dengan impor.

Dengan kondisi alam Irlandia yang sangat mendukung, termasuk kondisi cuaca yang ideal untuk rumput tumbuh subur dan hamparan padang rumput yang luas, Irlandia adalah net producer (produksi melebihi kebutuhan) dari produk persusuan (dairy) dan daging, dan secara ideal memosisikan dirinya untuk dapat memenuhi kebutuhan
konsumen Indonesia.

Tara McCarthy, Chief Executive Officer (CEO) of Bord Bia mengemukakan tentang membangun di atas hubungan perdagangan yang telah ada.

“Kita adalah dua negara yang berada dalam belahan bumi yang berlawanan, berbeda dalam banyak hal, tapi kita berbagi suatu pemahaman bahwa keamanan pasokan adalah kunci yang membuka jalan bagi kita untuk merencanakan ke depan untuk bertumbuh dan sukses," kata dia.

Sektor Persusuan (dairy) Irlandia
CEO Bord Bia Tara McCarthy menambahkan, meski Irlandia adalah pulau kecil di barat Eropa, Irlandia menjadi produsen pangan utama dengan pasar lebih dari 180 negara di seluruh dunia.

“Tanah kami yang subur, peternakan kami yang dijalankan keluarga dan komitmen kami untuk keunggulan telah membuat kami berhasil mempertahankan reputasi sebagai pemasok tingkat dunia untuk pangan yang aman dan berkualitas tinggi,” ujarnya.

Profil produksi susu Irlandia tidak seperti negara pengekspor persusuan utama lainnya, karena dibangun pada jaringan hamparan padang rumput dan peternakan keluarga skala kecil. Di Irlandia ada sekitar 18.000 peternakan persusuan (dairy), dengan rata-rata 80 sapi per peternakan. Sapi digembalakan di alam terbuka selama, rata-rata, tujuh bulan dalam setahun, dan menikmati pakan utama rumput sepanjang tahun.

Lebih dari 90% produksi dairy berasal dari peternakan-peternakan Origin Green. Di peternakan, Origin Green diselenggarakan melalui Sustainable Dairy Assurance Scheme/SDAS (Skema Jaminan Persusuan Berkelanjutan) - yaitu skema persusuan nasional Irlandia yang menargetkan praktik terbaik pada peternakan-peternakan persusuan yang meliputi area kesehatan dan kesejahteraan hewan, manajemen lahan, biosecurity, praktik peternakan yang aman dan produksi susu yang aman.

Ini menempatkan produk dairy Irlandia di posisi premium pada beberapa pasar-pasar paling berpengaruh di dunia dan di antara beberapa pasar dengan konsumen yang paling kritis/cerdas.

“Pencapaian kami dalam produk dairy dan bahan makanan telah menunjukkan bahwa kami adalah eksportir mentega terbesar ketiga di dunia, kami berada dalam 10 eksportir keju teratas di dunia dan kami memasok 10% dari pasar global susu formula,” ujarnya.

Produk persusuan (dairy) Irlandia diekspor ke 140 pasar di seluruh dunia, mencapai nilai lebih dari €4 miliar pada 2017, meningkat 19% dibanding tahun 2016. Origin Green, Program Keberlanjutan Pangan Irlandia.
 

Irlandia memiliki reputasi yang kuat sebagai sumber dari makanan, minuman dan bahan pangan alami dan berkualitas tinggi. Dengan iklim sedang dan pedesaan hijau, Irlandia telah menempatkan diri sebagai produsen makanan dan minuman berkelanjutan.

Diluncurkan pada 2012, Origin Green adalah program keberlanjutan nasional bagi seluruh industri makanan dan minuman Irlandia, dan menjadi kunci penggerak utama bagi strategi Pemerintah Irlandia untuk berfokus pada FoodWise 2025.

Origin Green adalah satu-satunya program makanan dan minuman berkelanjutan di dunia yang beroperasi pada skala nasional, menyatukan pemerintah, sektor privat, dan para produsen pangan melalui Bord Bia, the Irish Food Board (Badan pangan Irlandia). Program ini memungkinkan petani/peternak, produsen pangan, dan ritel serta operator jasa pangan untuk membuat dan mencapai target keberlanjutan yang terukur-mengurangi dampak lingkungan dari produksi pangan, melayani komunitas lokal dengan lebih efektif dan melindungi sumber-sumber kekayaan alam Irlandia.

Program ini berdasarkan Origin Green Sustainability Charter (Piagam Keberlanjutan Origin Green) dan secara independen diverifikasi oleh Mabbett. Dalam perjanjian ini, para produsen makanan dan minuman berkomitmen dalam tiga area utama: sumber bahan baku, proses pembuatan dan keberlanjutan sosial.

Seiring berjalannya program, area target tambahan telah dimasukkan. Kesehatan dan nutrisi adalah area fokus utama saat ini melalui Origin Green Sustainability Charter dan menjadi target area wajib dalam seluruh rencana Origin Green.

Pada seminar tersebut, Bord Bia berkesempatan memperkenalkan Origin Green pada para delegasi dari Indonesia.

"Komitmen industri kami untuk keberlanjutan terhubung dengan strategi pertumbuhan yang ambisius. Dalam dekade mendatang, kami mengharapkan peningkatan produksi susu hingga 40%. Hari ini kami menawarkan dairy berkelas dunia pada pasar, dan kami melakukannya dengan komitmen bahwa kami dapat secara berkelanjutan memenuhi kebutuhan di masa mendatang juga," tambah Tara. (gor)

BAGIKAN