Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Pembangunan Pembangkit Listrik Buka Peluang Ekspansi

Oleh Primus Dorimulu dan Devie Kania, Rabu, 13 Februari 2019 | 12:28 WIB

Di samping itu, pembangunan pembangkit listrik yang cukup gencar menjadi salah satu bukti nyata untuk peluang ekspansi penjualan batu bara. Pada 2018, perseroan mencatatkan penjualan ekspor batu bara mencapai 80% dari total volume penjualan batu bara Bumi Resources yang sebanyak 83 juta Mt.

Adapun persentase penjualan ekspor tersebut tidak jauh berbeda dengan proyeksi untuk tahun ini. Namun dia menegaskan, Bumi Resources juga fokus menjual batu bara di pasar domestik selain ekspansi ke luar negeri. “Bahkan kami berhasil memenuhi ketentuan domestic market obligation (DMO) dengan baik,” ungkap dia.

Namun untuk meningkatkan bisnis perseroan, ekspansi pasar ekspor akan ditingkatkan. Sebagai contoh, selama ini Bumi Resources memiliki rekam jejak ekspor ke Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Vietnam, Filipina, India, Bangladesh, dan Pakistan.

“Kami akan upayakan untuk meningkatkan ekspor, misalnya ke Vietnam, Bangladesh, ataupun Pakistan,” ujar dia.

Adapun manajemen Bumi Resources mengakui, pasar utama dan yang cukup penting bagi Bumi Resources adalah India dan Tiongkok. Khusus Tiongkok, menurut Saptari, tingkat permintaannya diprediksi berada dalam volume yang sama dengan tahun lalu, yakni sebanyak 199,5 juta Mt. Sedangkan pada 2019 volume permintaan batu bara di India naik dari 166,4 juta Mt menjadi 170,8 juta Mt.

Sementara itu, produksi batu bara di Indonesia secara nasional diprediksi naik dari 411,5 juta Mt menjadi 431,8 juta Mt pada 2019. Sedangkan, Australia diprediksi hanya akan meningkatkan produksi batu bara dari 200,1 juta Mt menjadi 206,6 juta Mt pada 2019.

Adapun, pada 2019 total produksi batu bara di seluruh dunia diyakini akan mencapai 1,025 miliar Mt. Volume produksi tersebut, jelas dia, akan berbanding dengan proyeksi tingkat permintaan batubara di dunia yang mencapai 1,010 miliar Mt pada 2019. (rap)

Baca selanjutnya di https://id.beritasatu.com/home/pasar-baru-batu-bara-lima-tahun-ke-depan/185418

BAGIKAN