Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Listrik PLN. Foto ilustrasi: IST

Listrik PLN. Foto ilustrasi: IST

PLN Fasilitasi Pendanaan Pengembang Energi Terbarukan

RAP, Senin, 15 April 2019 | 21:54 WIB

JAKARTA - PT PLN (Persero) memfasilitasi 23 pengembang energi baru terbarukan untuk memperoleh pendanaan. Adapun pendanaan itu bisa berasal dari Pembiayaan Investasi Non- Anggaran pemerintah (PINA) Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) maupun dengan lembaga financial advisor seperti Tropical Landscapes Finance Facility (TLFF).

Sebanyak 70 proyek energy terbarukan menekan perjanjian jual beli listrik (power purchase agreement/PPA) dengan PLN pada 2017 silam. Adapun total kapasitas pembangkitan mencapai 1.214,17 megawatt (MW).

Dari jumlah tersebut hingga akhir Maret kemarin tercatat masih ada 24 proyek yang belum menyelesaikan pendanaan (financial closed).

Ke-24 proyek tersebut memiliki kapasitas total sebesar 324,12 MW. Rinciannya 19 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) berkapasitas total 105,12 MW, satu Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkapasitas 200 MW, dan 4 Pembangkit Listrik Tenaga Bioenergi dan PLTSa berkapasitas total 19 MW.

Direktur Bisnis Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara PLN Djoko Rahardjo Abumanan mengatakan satu pengembang sudah memperoleh pendanaan. Hanya saja dia tidak ingat secara rinci pengembang yang dimaksud. Dengan begitu tersisa 23 pengembang energi terbarukan yang akan difasilitasi pendanaannya.

“Sekarang tinggal 23, satu (pengembang) sudah masuk ke grup yang akan mendapatkan pendanaan. Jadi kita pertemukan dengan investor, dan financial advisor seperti TLFF untuk melakukan studi ini. Mungkin Senin (ini) kita akan mempermukan lagi,” kata Djoko di Jakarta, akhir pekan lalu.  

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN