Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

PLN Tambah 1,2 Juta Sambungan Pelanggan

ant/afp, Jumat, 10 Juni 2011 | 15:24 WIB

JAKARTA – PT PLN (Persero) akan kembali menggelar gerakan sehari sejuta sambungan tahap kedua (Go Grasss 2) pada 17 Juni nanti untuk menyelesaikan sisa daftar tunggu tahun lalu. Tahun ini perusahaan listrik pelat merah ini akan memasang target menyambung listrik 1,2 juta pelanggan.

Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun mengatakan, pelanggan yang akan disambung kali ini adalah sisa daftar tunggu tahun lalu yang belum terlayani. Pada tahap pertama yang lalu, dari target 1 juta sambungan, PLN berhasil menyambung 1,1 juta pelanggan. “Di tahap kedua ini kita akan tuntaskan daftar tunggu sekitar 1,2 juta sambungan,” kata dia dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (9/6).

Dia mengakui, tahun lalu masih ada sisa daftar tunggu karena keterbatasan PLN. Beberapa penyebabnya adalah terbatasnya kemampuan pembangkit, jarak pelanggan dari jaringan PLN terlalu jauh, dan trafo distribusi yang nyaris overblast. “Nah, sekarang tidak ada lagi alasan-alasan ini. Semua harus tersambung,” tegas dia.

Namun, ternyata tidak semua daftar tunggu akan disambung dalam Go Grass tahap dua ini. Pelanggan yang akan disambung hanyalah pelanggan yang masuk daftar tunggu hingga Desember 2010 dan terjangkau oleh jaringan PLN. Kriteria terjangkau ini yaitu pelanggan yang jaraknya maksimal 10 tiang atau sekitar 500 meter dari jaringan terdekat PLN.

“Jadi, kalau ada yang masuk daftar tunggu sebelum Desember 2010 tapi jaraknya lebih dari 10 tiang, belum bisa kita layani. Kemudian, pelanggan yang jaraknya kurang dari 10 tiang tetapi baru mendaftar Mei 2011, juga belum bisa dilayani,” jelas dia.

Untuk biaya penyambungan, Benny menjamin pelanggan tidak akan dibebani oleh biaya lainnya. Pelanggan hanya perlu membayar biaya penyambungan dan materai. Untuk tegangan 450 volt ampere (VA), PLN memasang biaya sebesar Rp 337.500, tegangan 900 VA sebesar Rp 575.000, tegangan 1.300 VA sebesar Rp 975.000, dan tegangan 2.200 VA sebesar Rp 1.650.000.

Dia mengatakan, untuk biaya investasi pengadaan trafo, jaringan, meteran, dan sekering (mini circuit breaker/MCB) tidak akan dibebankan ke pelanggan. Perusahaan listrik nasional itu telah menyiapkan dana sebesar Rp 2 triliun untuk menyukseskan Go Grasss tahap kedua ini. “Hitungan kami untuk menyambung satu pelanggan dibutuhkan dana Rp 2 juta,” kata dia.

Meski dana yang dikeluarkan PLN lebih besar dari yang didapatkan dari biaya penyambungan, perusahaan listrik pelat merah ini tetap akan mendapat tambahan pendapatan.

Dengan asumsi penyambungan mayoritas pada tegangan 900 – 1.300 VA, maka per bulannya pelanggan akan membayar rekening listrik sebesar Rp 50.000 hingga Rp 60.000. Sehingga, tambahan pendapatan PLN mencapai Rp 60 miliar per bulan.

Benny juga meyakinkan penambahan sambungan ini tidak akan menyebabkan pemadaman bergilir. Menurut dia, tambahan sambungan ini hanya akan menambah beban pembangkit sebesar 250-300 megawatt (MW). “Jadi masih aman,” tegas dia. (c05)

BAGIKAN