Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Prospek Intangible Assets 2015

Oleh Said Kelana Asnawi, Selasa, 23 Desember 2014 | 10:10 WIB

Para ahli manajemen strategik sering menggelembungkan betapa besarnya potensi aset-aset tak berwujud atau intangible assets, yang sering dikaitkan dengan industri jasa. Sebagai hal yang tidak berwujud, intangible assets bisa menjadi berkah, tapi juga sesuatu yang menimbulkan ketidakpastian.


Akuntan mencatat intangible assets sebagai aktiva tetap. Sebuah textbook (Subramanyam) menunjukkan beberapa nilai merek dagang terkenal pada 2004. Urutannya: Coca Cola disebutkan memiliki nilai setara US$ 67,4 miliar; Microsoft US$ 61,4$ miliar; IBM setara US $53,8 miliar; dan Nokia berada di urutan kedelapan dengan nilai US$ 24 miliar. Menariknya, belum 10 tahun kemudian, urutan ketiga dan kedelapan sudah tinggal nama.


Tidak seperti aktiva tetap yang masih meninggalkan jejak, berupa aktiva yang masih bernilai, maka sebuah perusahaan yang telah kolaps sudah hampir pasti mereknya bernilai nol. Bahkan sebuah merek sengaja dibunuh untuk diganti merek lain demi penyegaran persepsi konsumen. Itulah yang dilakukan Lenovo untuk IBM dan Microsoft untuk Nokia.


Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php

BAGIKAN