Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Proteksionisme Tidak Akan Lama

Senin, 29 Januari 2018 | 12:24 WIB
Oleh Nurjoni dan Tri Murti

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani berpendapat, sejak awal pemerintahan Trump sudah proteksionis. Namun, dia menilai hal itu tidak akan berlangsung lama karena ekonomi dunia makin terintegrasi dan tercipta global supply chain. Itu sebabnya, perusahaan-perusahaan AS seperti Apple sudah memiliki basis produksi di luar AS.


Dunia sudah semakin terikat. Tidak mudah bagi sebuah negara untuk terus protektif, apalagi AS yang menjadi negara importir terbesar di dunia dan tergantung pada produk negara-negara lain,” kata dia.


Menurut dia, proteksionisme tidak mungkin bisa selamanya dilakukan Trump karena AS adalah negara importir terbesar di dunia dan biaya produksi di negara tersebut sudah mahal. “Memang sumber daya manusia (SDM) di AS bagus, tapi biaya produksi di sana juga mahal. Apalagi masyarakat AS sudah kecewa dengan Trump,” kata dia.


Namun demikian, Hariyadi mengingatkan pemerintah Indonesia perlu terus memperkuat lobi-lobi dan meningkatkan kerja sama bilateral untuk mengantisipasi kebijakan proteksionis pemerintahan Trump.


Dia menilai sejauh ini lobi-lobi yang dilakukan Indonesia sudah cukup intensif. Sedangkan kerja sama bilateral akan lebih efektif dan menguntungkan dibandingkan multilateral yang prosesnya lebih merepotkan. (bersambung)



Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/kebijakan-trump-semakin-proteksionis/171272

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN