Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Tarif Interkoneksi Didasarkan pada Asumsi Masing-Masing Operator

Jumat, 3 Juli 2015 | 15:43 WIB

Anggota Komite Regulasi Telekomunikasi (KRT) BRTI I Ketut Prihadi Kresna, kepada Investor Daily, mengatakan, penentuan tarif interkoneksi ke depan tidak lagi didasarkan pada salah satu operator, tetapi didasarkan pada asumsi masing-masing operator. Perhitungannya didasarkan biaya (cost base) masing-masing operator. Besarannya bisa berbeda.


“Itu ada hitung-hitungannya. Operator yang telah membangun hingga ke pelosok Tanah Air akan diperhitungkan pula, karena ada operator yang hanya membangun jaringan di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi,” kata dia.


Inilah, yang menurut Ririek, harus memperhatikan sisi keadilannya. Dia mencontohkan, ada operator A membangun 1.000 BTS di satu wilayah. Namun di tempat yang sama, operator B cuma membangun 1 BTS saja. "Tetapi operator B meminta tarif interkoneksi yang sama dengan operator A. Itu jelas tidak fair dong," ujar Ririek.


Selain tak adil, lanjut Ririek, hal ini dinilai juga bisa menghalangi operator untuk membangun infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia. Padahal membangun infrastruktur jaringan di seluruh pelosok Tanah Air itu merupakan kewajiban seluruh operator telekomunikasi. 


Baca selanjutnya di

http://id.beritasatu.com/telecommunication/tarif-ritel-sesama-dan-lintas-operator-njomplang/121225

BAGIKAN