Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

TMII Gelar Acara Tradisional di Anjungan Daerah

Alex Dungkal dan Emral Ferdiansyah, Sabtu, 2 Agustus 2014 | 02:25 WIB

JAKARTA-Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menggelar acara bertema tradisional di sejumlah anjungan daerah sejak 28 Juli hingga 10 Agustus 2014 untuk memeriahkan libur Lebaran.

"Kami ingin memberikan nuansa kepada pengunjung, jika berada di sini serasa pulang kampung," kata Manajer Pusat Informasi Budaya dan Wisata TMII Suryandoro di Jakarta, Jumat.

Acara yang digelar pun beragam, mulai dari Dagelan Mataram khas Yogyakarta, Perkusi Doll dari Bengkulu, Kesenian Dolok Martimbus dari Sumatera Utara, hingga Campursari dari Jawa Tengah.

Agar lebih memantapkan nuansa kampung halaman, TMII juga menyelenggarakan bazar makanan dan budaya khas dari masing-masing daerah, katanya.

Namun, tambah dia, tidak semua anjungan mengadakan acara tradisional tersebut. Misal anjungan Kalimantan dan Sulawesi yang tidak tampak menggelar acara tersebut.

Menurut Suryandoro hal tersebut terjadi karena para seniman yang berasal dari masing-masing wilayah tersebut tidak bisa hadir akibat jarak yang terlalu jauh.

"Kehadiran mereka juga tergantung persiapan di daerahnya masing-masing" kata Suryandoro.

Anjungan Obat Kangen Salah seorang pengunjung, Wati, merasa sangat senang bisa mengunjungi anjungan Jawa Tengah bersama keluarganya untuk mengisi liburan kali ini.

"Rasanya kangen, soalnya sejak berkeluarga sudah tidak pernah pulang kampung" kata wanita yang berasal dari Semarang tersebut.

Selain berekreasi ibu dari empat orang anak ini pun mengaku kerap berkunjung untuk menonton acara yang sering digelar di anjungan dari provinsi yang berlambang Candi Borobudur itu.

"Suka nonton wayang atau acara lain, supaya ingat terus sama kampung dan obat kangen," kata Wati.(ant/hrb)

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA