Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Akman Moerdono (1959-2021)

Akman Moerdono (1959-2021)

In Memoriam Akman Moerdono (1959-2021)

Saat Musisi Tanah Air Mengenang Sang Sahabat

Minggu, 10 Oktober 2021 | 01:22 WIB
F Rio Winto

JAKARTA, investor.id – Musisi-musisi tanah air mengenang almarhum Akman Moerdono, sang sahabat, vokalis legenda yang sudah malang melintang di dunia tarik suara.

Akman yang lahir di Jakarta, 24 Februari 1959, telah meninggal dunia pada usia 62 tahun di Jakarta, 7 Juli 2021. Vokalis Real Brothers Band itu meninggalkan tiga orang anak, Georgie Haryo Pradityo (33 tahun), Reno Adam (27 tahun), dan Melodi Cantika (16 tahun). Sedangkan, Agustina Irmamildawati, sang istri, telah lebih dahulu wafat pada 3 Februari 2018.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, Maman, panggilan akrab Akman, diketahui sedang sakit. Bahkan, Real Brothers Band sempat meminta doa kesembuhan bagi sang vokalis. Namun, takdir berkata lain. Pria yang selalu murah senyum itu akhirnya menghadap Sang Pencipta.

“Kami, para sahabat musisi berkumpul untuk mengenang almarhum yang dikenal selalu ramah kepada semua orang. Semoga almarhum diterima di sisi Allah,” jelas Maxi King of Soul di sela acara In Memoriam Akman Moerdono (1959-2021) di Maxi Café, Jakarta Selatan, Kamis, 7 Oktober 2021.

Di kalangan musisi, Maman turut memiliki andil dalam memperkenalkan Real Brothers Band kepada khalayak. Personel Real Brothers Band terdiri atas Herry Uban (drum), Firman (gitar), Teddy (keyboard), dan Yoggy Rachmady (bass).

Maman dikenal lantaran memiliki jenis suara yang tebal. Hal itu sudah menjadi ciri penampilan adik penyanyi Bram Moersas ini. Wajahnya yang brewokan juga menjadi ciri khas penyanyi yang senang memakai baju dan celana berwarna hitam.

“Saya merasa senang dan terharu. Ternyata, masih ada teman-teman musisi yang merindukan kehadiran papa.  Saya mengucapkan terima kasih dan bersyukur sekali acara ini bisa berjalan lancar,” jelas Reno.

Sosok papa, menurut Reno, telah mengajarkan banyak hal kepada putra-putrinya. “Papa mengajarkan kami untuk melakukan hal yang kami sukai dan ditekuni dengan serius. Papa adalah teman ngobrol, mulai dari soal musik, bola, tinju dan cewek. Bagi saya papa sudah seperti sahabat. Papa pernah cerita kalau tidak bertemu mama, mungkin tidak akan pernah menikah. Saat itu, papa mengaku dikejar-kejar mama. Lalu, papa akhirnya jatuh cinta,” kenang Reno, mantan atlet panahan DKI Jakarta.  

Begitu banyak pelajaran soal kehidupan yang dialami Reno dan saudara-saudara kandungnya setelah sang papa meninggal dunia. “Sekarang, saya menjadi paham apa yang selama ini papa pikirkan. Saat ini, saya jadi berpikir bagaimana memenuhi kebutuhan hidup setiap bulannya, mulai dari beli gas dan keperluan lainnya,” tutur Reno.

Dalam acara In Memoriam Akman Moerdono (1959-2021), turut hadir sejumlah musisi nasional, antara lain Maxi King of Soul, Ranie Klees, Yoesri Madjid, Hariyanto Boejl, Udi, Awak, Utox Londalo, Herry Uban, Yoggy Rachmady, Firman, dan Teddy.

Editor : F Rio Winto (rio_winto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN