Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Au Bintoro, Pendiri brand Olympic Furniture

Au Bintoro, Pendiri brand Olympic Furniture

Jurus Menolak Tua Ala Au Bintoro

Kamis, 4 Agustus 2022 | 16:52 WIB
Euis Rita Hartati (erita_h@investor.co.id)

Tubuhnya kekar dan tegap. Tak terlihat napas yang terengah-engah saat melakukan beberapa gerakan olah raga di ruang gym, meski tubuhnya bercucuran keringat. Hal itu terlihat dalam video yang diputar saat acara 70 Tahun Au Bintoro Celebration, yang digelar secara virtual. Siapapun yang menyaksikan sepakat bahwa pria yang ada dalam video itu tak nampak seperti 'manula" yang sudah berusia 70 tahun. Dia adalah Au Bintoro, pendiri Olympic Furniture.

“Saya sebetulnya tak setuju dengan sebutan manula, karena itu melemahkan. Saya lebih suka menggantinya dengan sebutan senior,” kata Au Bintoro, pendiri Olympic Furniture, yang baru saja merayakan hari jadinya ke-70 pada 1 Agustus 2022 lalu.

Advertisement

Di usainya yang ke-70, Au Bintoro memang tak seperti pria kebanyakan lainnya. Selain penampilannya yang tetap segar, dari segi stamina, dia masih mampu melakukan beragam aktivItas olahraga bahkan yang terbilang ekstrim, serta senantiasa memliki waktu produktif untuk keluarga, aktivitas sosial maupun bisnis, sekaligus.

"Buat saya di usia 70 ini, bukanlah usia untuk mengakhiri atau tutup buku dalam menjalani aktivitas kehidupan, tetapi justru buat saya adalah untuk memulai dan memasuki beberapa kegiatan baru, karena hidup adalah proses belajar," katanya.

Au merupakan penganut Yold, kependekan dari Young Old, sebutan bagi mereka yang berusia antara 60 tahun hingga 75 tahun yang masih memiliki karakteristik anak muda. Yold adalah para orang tua yang tetap menjalankan aktivitas, berbisnis, belajar, bekerja dan tentu saja tetap produktif. Itu sebabnya, AU pun mendirikan Yold Indonesia.

Mengutip WHO, di negara-negara maju antara tahun 2000-2015 para YOLD inilah yang memiliki peningkatan harapan hidup lebih lama karena memiliki kesehatan yang baik. Sebuah penelitian di Jerman menyatakan, orang yang tetap bekerja setelah usia pensiun berhasil memperlambat penurunan potensi intelektual/kognitif yang biasanya terjadi pada orang tua.

Menurut Au, di usianya yang ke-70 ini, dia justru merasa jauh lebih sehat dan bugar dibanding saat usia 60 tahun. Karenanya, dia yakin, ke depan akan semakin bugar. “Usia memang di tangan Tuhan, tapi saya ingin mencapai usia lebih dari 100 tahun, jika Tuhan mengizinkan,” ujarnya.

Salah satu kunci bugar ayah dari Miss Indonesia 2005 Imelda Fransisca ini, adalah berolah raga. Menurutnya, dengan berolah raga bisa memperkuat otot, mempertahankan kepadatan tulang sehinnga terhindar dari osteoporosis.

Selain rutin mengolah tubuh di gym, pria kelahiran Riau 1 Agustus 1952 ini juga menekuni ilmu bela diri karate. "Agar otot-otot tetap lentur namun kokoh, saya mulai belajar karate lagi. Waktu muda saya pernah belajar, dan terakhir sudah ban cokelat, dan sekarang sudah ban hitam dan target saya harus Dan 4, dan kenaikan Dan-nya langsung dari Jepang," papar Au penuh semangat.

Perayaan  Ulang Tahun ke-70 Au Bintoro
Perayaan Ulang Tahun ke-70 Au Bintoro

Selain karate, dia juga belajar tinju, tujuannya bukan untuk berkelahi melainkan untuk melatih kelincahan agar memiliki reflek yang baik. Au juga melakukan hobi ekstrim seperti off road dan terbaru akan mencoba terjun payung.

Selain olah raga, Au juga belajar dansa. Dia belajar dansa Cha Cha, Salsa, juga Tango. "Paling tidak tiga jenis dansa harus saya kuasai, karena dimana tempat saya berkumpul, saya suka berdansa dengan isteri. Sekalipun usia sudah lanjut tapi harus pintar dansa dong, karena dansa bersama istri membuat hubungan kita semakin harmonis, serasa pacaran terus." ujarnya.

Au juga rutin melakukan jogging bersama istri, anak-anak, menantu, dan para cucu. Tujuannya selain menularkan kebaikan pada mereka, juga menanamkan pola hidup sehat, baik fisik maupun mental. Tak kalah penting, dengan jogging bisa mewujudkan kebersamaan. “Membangun keluarga bukan hanya menyediakan kebutuhan materi, tapi juga cinta kasih melalui kebersamaan yang rutin, sehingga ikatan keluarga senantiasa terbina dan saling terbuka,” paparnya.

Di usianya, Au juga masih bersemangat untuk menimba ilmu. Pada September mendatang, dia berencana kembali ke bangku kuliah di Universitas Indonesia untuk mengejar sarjana S1. Bukan malah minder dengan usianya, dia justru sangat bersemangat untuk bertemu dengan generasi muda yang notabene berusia jauh lebih muda darinya. “Ini merupakan mimpi saya sejak lama,” ujarnya.

Membesarkan Olympic Furniture

Pic, Pic, Olympic,” demikian penggalan kata dalam iklan produk furniture Olympic yang diucapkan artis Jaja Miharja, begitu mengena di benak masyarakat. Keberhasilan produk Olympic tak lepas dari tangan dingin Au Bintoro, sang pendiri. Selama lebih dari 30 tahun Au berhasil membesarkan Olympic Furniture hingga ke mancanegara dan brand-nya dikenal masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke dan menjadi pilihan “Furniture Keluarga Indonesia”. 

Sejenak melihat ke belakang, mengutip dari berbagai sumber, Au mulai merintis bisnis tahun 1983 di Bogor, dengan modal awalnya hanya Rp 350 ribu yang berasal dari penjualan kalung milik istrinya. Memang, setelah Au menikahi istrinya, Tan Wellih di tahun 1975, semangat Au untuk mencari nafkah makin menggelora.

Dengan keahliannya membuat box speaker, Au mencoba untuk membuat meja belajar yang ringan dan praktis. Dia mendapatkan ide untuk membuat meja yang dapat dibongkar pasang (knock down). Ternyata meja belajarnya laku keras. Perlahan namun pasti, bisnisnya terus berkembang. Usaha Au yang semula hanya menggunakan garasi dengan dua karyawan kemudian berkembang pesat. Saat ini Olympic Group memiliki 5 anak perusahaan yakni Olympic Furniture, Solid Furnitur, Albatros, Procella, Olympia, dan Jaliteng. Hingga saat ini Au Bintoro masih memimpin dan menjadi Komisaris Utama Olympic Group.

Sebagai seorang putri, Imelda mengaku bangga dengan sang ayah. “Sebagai putri, kami selalu mendukung apapun kegiatan beliau termasuk dengan semangat enerjiknya menjadi Yold, ” kata Imelda.

 

 

Editor : Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN