Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pertemuan puncak merek teh untuk memamerkan keragaman teh Tieguanyin dari Bama Tea, perusahaan teh asal Tiongkok. ( Foto: Bama Tea )

Pertemuan puncak merek teh untuk memamerkan keragaman teh Tieguanyin dari Bama Tea, perusahaan teh asal Tiongkok. ( Foto: Bama Tea )

Bama Tea Promosikan Teh Anxi Tieguanyin

Kamis, 15 Oktober 2020 | 12:04 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

QUANZHOU, investor.id – Bama Tea Co Ltd, perusahaan the asal Tiongkok, menggelar pameran merek teh yang menampilkan varian teh Tieguanyin, yakni salah satu jenis teh oolong serta mengulas perkembangan industri, di Fujian pada 10 Oktober.

Di Negeri Tirai Bambu itu, teh Tieguanyin telah dikonsumsi selama 300 tahun. Sebagai pihak yang mewakili varian teh Tieguanyin melalui sebuah merek nasional dan warisan kebudayaan yang berwujud, Bama Tea telah mempromosikan teh Tieguanyin secara global.

Pada 2018, Bama Tea terpilih sebagai pemasok teh Tiongkok untuk para pemimpin Tiongkok dan India di East Lake, Wuhan. Sebelumnya pada 2017, Bama Tea juga melayani dua ajang internasional, yaitu “BRICS Summit” di Xiamen dan “Maritime Silk Road International Arts Festival” di Quanzhou.

Disampaikan dalam siaran pers, Rabu (14/10), teh khas Tiongkok semakin populer di seluruh dunia. Bahkan Pemerintah Tiongkok telah mendaftarkan merek “Anxi Tieguanyin” di lebih dari 40 negara dan wilayah di seluruh dunia. Merek teh ini juga berperan penting dalam pertukaran kebudayaan antarnegara.

“Produk-produk teh Tieguanyin buatan Bama Tea telah menjadi pemimpin pasar di Tiongkok selama 11 tahun berturut-turut. Di tengah lemahnya pencitraan merek teh dan keseragaman produk teh, kami perlu merintis produk-produk yang baik agar menjadi merek besar,” ujar Presiden Bama Tea Wang Wenli, dalam siaran pers.

Dalam acara tersebut, “Bama Tea Industry Research Institute” juga diresmikan sebagai proyek industrialisasi di sektor pertanian yang digagas Fujian Academy of Agricultural Sciences pada 2020, di mana akan dibangun 10 lembaga riset di beragam industri pada tahun ini.

Sementara itu, Fujian Academy of Agricultural Sciences tampil sebagai lembaga riset perdana di industri teh. Bama Tea akan berkolaborasi dengan lembaga riset guna meningkatkan sistem standardisasi industri teh, yakni budidaya teh, pengolahan teh, logistik, penjualan, dan pengelolaan teh.


 


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN