Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Aktris Mona Ratuliu (tengah) akan memainkan peran sosok Ratu Shima,

Aktris Mona Ratuliu (tengah) akan memainkan peran sosok Ratu Shima,

Dramatari Shima, Lebih dari Sekadar Pementasan

Mardiana Makmun, Kamis, 5 September 2019 | 21:14 WIB

JAKARTA, Investor.id – Dramatari Shima kembali akan dipentaskan oleh Chiva Production. Pementasan ketiga ini mengangkat judul 'Shima, Sang Ratu Adil' dan akan digelar di Candi Gedongsongo, Bandungan Semarang, Jawa Tengah, pada 1, 2, dan 3 September 2020 mendatang. Aktris Mona Ratuliu dipercaya memerankan sosok Ratu Shima.

“Ratu Shima adalah sosok pemimpin yang adil dan tegas. Karakter ini yang wajib kita teladani. Saya sebenarnya cukup amazing bahwa di masa lalu sudah ada pemimpin perempuan yang berkaraker tangguh, adil, dan tegas,” kata Mona kepada Investor Daily di Jakarta, Kamis (5/9).

Sebelumnya, Chiva Production sukses menggelar dramatari Shima, Kembalinya Sang Legenda' pada 2014 di Gedung Kesenian Jakarta dan dramatari 'Ratu Shima', pada 2017 di Gedung Kesenian Jakarta.

Putut Budi Santosa, pendiri Chiva Production menjelaskan, sosok Ratu Shima, Raja Kerajaan Kalingga yang merupakan seorang perempuan, sangatlah pantas diketahui dan diteladani masyarakat Indonesia.

“Ratu Shima adalah sosok seorang ibu yang mencintai keluarga,  pemimpin yang bijaksana, jujur, adil, tegas, dan berani. Sosok Ratu Kerajaan Kalingga yang menginspirasi semua orang tentang pentingnya menjadi pemimpin yang mencintai negerinya, berjuang bagi bangsanya, dan berbuat yang  terbaik bagi rakyatnya. Pada masa pemerintahannya, kearifan lokal sangat diperhatikan, ini dapat diteladani dalam kehidupan berbangsa sekarang ini,” jelas Putut yang mengaku menghabiskan 8 tahun untuk proses kreatif ini.

Cerita tentang Ratu Shima, ungkap Putut berasal dari beberapa sumber, diantaranya Catatan Berita Cina, Naskah Wangsakerta, Sejarah Orang Jawa (Wong Kanung), serta dari beberapa narasumber dan pustaka. Semua informasi ini memberikan gagasan untuk meng-interpretasi cerita tokoh/figur Shima yang menurut Putut, sangat fenomenal dan menginspirasi.

"Dalam perjalanan tersebut, saya mengunjungi beberapa lokasi dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar, diantaranya Kawasan Candi Dieng dan sekitarnya, Kawasan Candi Gedongsongo dan sekitarnya, Kawasan Keling dan sekitarnya, Kawasan Candi Borobudur dan sekitarnya, Kawasan Candi Prambanan dan Sekitarnya, Kawasan Ratu Boko dan sekitarnya, dan beberapa candi lainnya dan lokasi lainnya di wilayah Jawa Barat dan Bali," kata Putut Budi Santosa, Pendiri Chiva Production.

Seperti biasanya, sebelum menggelar dramatari, Chiva lebih dulu mengadakan rangkaian kegiatan berupa pameran, diskusi, talkshow, pertunjukan kecil, fashion show, dan lomba foto. Semua bertema Shima Kalingga. “Rangkaian kegiatan tersebut kami selenggarakan bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti Museum Tekstil Jakarta, Yayasan Batik Indonesia, UP Museum Seni, Cemara6-Galeri Museum, Galeri Hadiprana, Ikatan Ahli Arkeolog Indonesia, Institut Kesenian Jakarta, Komunitas, Media, dan lain sebagainya,” papar Putut.

Lebih dari sekadar pementasan, Putut menegaskan, program Shima Kalingga  terbagi menjadi program jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Tujuan akhirnya adalah pada pendidikan karakter melalui media seni budaya. “Di samping itu, dengan rangkaian program ini kami berharap dapat membangkitkan industri kreatif yang berlatar belakang seni budaya, dan menggerakkan perekonomian masyarakat,” harap Putut.

Program Shima Kalingga tahun 2019 – 2020 merupakan sekuel ketiga/terakhir dari Trilogi Shima Kalingga. “Pada acara puncak September 2020, seluruh hasil riset baik berupa materiil maupun imateriil akan di ajarkan dan diserahkan kepada komunitas seni budaya di sekitar Candi Gedongsongo, Bandungan, Semarang.

Batik Kalingga, keramik, naskah dramatari, koreografi, musik, dan lain sebagainya akan kami ajarkan kepada komunitas tersebut, dan Shima Kalingga dapat menjadi milik masyarakat,” janji Putut yang bakal mengangkat Ratu Shima ke layar lebar, komik, anime, dan games.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA