Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Taman Suropati Chamber (TSc), maka bertempat di Taman Suropati digelar kegiatan konser Hiduplah Indonesia Raya yang dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi di Jakarta, Minggu (5/5).

Taman Suropati Chamber (TSc), maka bertempat di Taman Suropati digelar kegiatan konser Hiduplah Indonesia Raya yang dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi di Jakarta, Minggu (5/5).

Konser Taman Suropati Chamber Raih Rekor MURI

IS, Selasa, 7 Mei 2019 | 23:24 WIB

JAKARTA – Untuk memperingati 12 tahun usia Taman Suropati Chamber (TSc), maka bertempat di Taman Suropati digelar kegiatan konser Hiduplah Indonesia Raya yang dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi di Jakarta, Minggu (5/5).

TSC adalah sebuah komunitas yang bergerak pada seni musik. Jenis alat musik yang menjadi perhatian utama adalah alat musik gesek seperti biola, cello dan sejenisnya.

Komunitas ini berdiri pada tahun 2007, atas prakarsa dari seorang yang sangat peduli akan dunia seni yakni Ages Dwi Harso. Sesuai namanya, komunitas ini dapat ditemui di Taman Suropati, Jakarta.

Kegiatan konser Hiduplah Indonesia Raya yang diikuti oleh 326 peserta ini juga mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas rekor memainkan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dengan Orkestra di Taman oleh pemusik terbanyak.

“Saya kira inisiatif dari Taman Suropati Chamber ini sangat luar biasa menghadirkan kegiatan kreatif yang penuh kegembiraan dan diikuti oleh segala umur. Penampilan pertunjukan ini cukup menarik karena menampilkan lagu nasional kebangsaan kita, Indonesia Raya,” kata Imam Nahrawi di Jakarta, Sabtu (5/5).

Dia menilai, kegiatan semacam ini sangat positif karena mengangkat lagu-lagu nasional untuk membangkitkan semangat generasi muda mengisi kegiatan pembangunan dengan kegiatan positif, sekaligus menanmkan jiwa nasionalisme serta kesatuan dan persatuan.

“Apalagi kegiatan ini memecahkan rekor MURI, saya kira ini prestasi yang luar biasa dan perlu diapresiasi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Konser Hiduplah Indonesia Raya , Basty Sulistyanto mengaku, senang kegiatan yang dilakukan TSC mendapatkan penghargaan dari MURI. 

“Animo masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini luar biasa sekali, bisa dilihat pesertanya mencapai 326 peserta dari mulai usia pelajar SD sampai usia 35 tahun,” kata Basty.

Dia mengatakan, selama ini muncul stereotip  bahwa memainkan alat musik seperti biola atau cello bukanlah perkara mudah. Selain biasa kursus yang dikenal mahal, diperlukan kemampuan berseni dalam memainkan alat musik jenis ini. Hadirnya TSC mampu mengubah pandangan tersebut.

“TSC bukan hanya sebuah komunitas, melainkan juga sebuah wadah untuk belajar mengenai alat musik gesek. Ia membuka pendaftaran bagi semua orang yang ingin belajar. Persyaratan utama dalam bergabung dikomunitas ini adalah niat,” katanya.

Melalui kegiatan konser kali ini, lanjut dia, pihaknya ingin memperlihatkan bahwa komunitas ini bisa berprestasi dengan menggelar konser berkualitas yang mendapatkan penghargaan MURI. Selain itu, konser ini juga menjadi inspirasi bagi semua elemen bangsa Indonesia untuk kembali bersatu pascapilpres. 

“Semoga konser ini bisa menjadi perekat kembali persatuan kita, jangan sampai bangsa ini terpecah dan saling bermusuhan antar anak bangsa,” ujarnya.  

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN