Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Permintaan buket bunga biasanya menunjukkan peningkatan pada akhir tahun. Foto: Ist

Permintaan buket bunga biasanya menunjukkan peningkatan pada akhir tahun. Foto: Ist

Permintaan Buket Bunga Melonjak di Akhir Tahun

Rabu, 18 November 2020 | 16:13 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Jelang akhir tahun, aktivitas belanja masyarakat biasanya cenderung meningkat, tak terkecuali untuk bisnis bunga. Adanya momen-momen spesial seperti Hari Ibu, Natal, dan Tahun Baru membuat permintaan buket bunga lebih tinggi dari biasanya. Hal ini pun turut diakui oleh sejumlah pebisnis bunga.

Menurut owner Blurette Florist Giovanni, penjualan buket bunga menjelang Hari Ibu dan Natal bisa meningkat 2-3 kali lipat. Pebisnis bunga lainnya Phane Florist juga menyatakan hal serupa, di mana penjualan bisa meningkat hingga 30-50%. Permintaan ini pun tidak hanya datang dari pelanggan individu.

Menurut penanggung jawab operasional toko bunga Flower Studio Sarikin, permintaan bunga di akhir tahun bisa datang dari pelanggan personal, hotel, maupun perusahaan.

Baik Blurette Florist, Phane Florist, dan Flower Studio, mereka telah bermitra dengan Lalamove untuk memenuhi kebutuhan pengiriman buket bunganya. Karena kondisi dan kesegaran bunga harus tetap terjaga hingga diterima oleh pelanggan, penting bagi pebisnis bunga untuk memastikan efisiensi dan keamanan pengiriman.

“Kami menginginkan kondisi bunga yang diterima pelanggan sama seperti saat awal dikirim dan sampai dengan tepat waktu,” ujar Co-Founder Phane Florist Ulrica dalam keterangan pers, Rabu (18/11).

Menjawab kebutuhan tersebut, City Director Lalamove Indonesia Andi M Rizki mengatakan, aplikasi dan webapp Lalamove memudahkan pelaku UMKM untuk mengelola pengiriman dengan lebih mudah dan instan. Pengirimannya yang bersifat on-demand, memungkinkan pengaturan skala pengiriman sesuai kebutuhan. Pebisnis dapat menambah order pengiriman di saat permintaan sedang tinggi, dan menguranginya di saat pengiriman tidak dibutuhkan.

“Kami siap bekerja sama dengan pelaku bisnis dan UMKM untuk menyediakan pengiriman yang lebih terjangkau dan efisien, khususnya di akhir tahun ini, di mana permintaan biasanya lebih meningkat. Pengiriman on-demand Lalamove diharapkan dapat membantu bisnis untuk menjangkau peluang yang lebih luas dengan lebih cepat dan lebih hemat,” tutup Andi.

 

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN