Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Avatar akan dibikin sekuelnya. Foto: id.wikipedia

Avatar akan dibikin sekuelnya. Foto: id.wikipedia

Sekuel film Avatar Lanjutkan Produksi di Selandia Baru

Indah Handayani, Senin, 25 Mei 2020 | 19:17 WIB

LOS ANGELES, investor.id - Sekuel film blockbuster film fiksi ilmiah James Cameron 'Avatar' akan kembali diproduksi minggu depan untuk pertama kalinya sejak ditutup oleh upaya dunia untuk mengendalikan virus coronavirus. Hal itu diungkapkan sang produser Jon Landau seperti dikutip Reuters.

Produksi film dan TV terhenti di seluruh dunia pada pertengahan Maret tetapi perlahan-lahan kembali di beberapa negara termasuk Selandia Baru, di mana sekuel 'Avatar' sedang difilmkan.

"Set #Avatar kami siap. Kami tidak bisa lebih bersemangat untuk kembali ke Selandia Baru minggu depan," Landau menulis dalam Instagram pribadinya.

Pihak berwenang di Selandia Baru, di mana coronavirus melambat secara dramatis setelah pemerintah memberlakukan lockdown yang ketat, telah menyetujui pengamanan industri film untuk melanjutkan produksi. Setiap set membutuhkan izin untuk membawa orang kembali bekerja.

Dirilis pada 2009, 'Avatar' telah menjadi film terlaris sepanjang masa hingga Juli 2019 ketika diambil alih oleh film superhero 'Avengers: Endgame'.

Cameron telah mengerjakan sekuel 'Avatar' selama bertahun-tahun dan penayangannya telah ditunda beberapa kali. Sekuel kedua dijadwalkan untuk tayang pada Desember 2021, diikuti oleh tiga lainnya pada Desember 2023, Desember 2025 dan Desember 2027. Sekuel "Avatar" akan didistribusikan oleh Walt Disney Co, yang mengambil alih franchise ketika membeli bisnis film dan TV dari 21st Century Fox pada 2019.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN