Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jumpa pers Modest Fashion Founders Fund 2021

Jumpa pers Modest Fashion Founders Fund 2021

Modest Fashion Founders Fund 2021

Siap Fasilitasi Pembiayaan untuk Pelaku Fashion

Selasa, 23 Februari 2021 | 23:10 WIB
Mardiana Makmun (mardiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Modest Fashion Founders Fund 2021 kembali digelar. Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu siap memfasilitasi akses pembiayaan dari Bank Syariah Indonesia bagi para pelaku fashion.

Modest Fashion Founders Fund 2021 akan mengundang para pemilik usaha modest fashion (busana santun) untuk berpartisipasi pada kegiatan capital accelerator dan capacity building. Peserta pendaftar akan diseleksi menjadi Top 20 untuk mengikuti creative workshop dengan mentor dalam dan luar negeri, serta berkesempatan untuk mendapatkan pembiayaan/permodalan melalui pitching kepada lembaga pendanaan dan investor.

Modest Fashion Founders Fund pertama kali diadakan di tahun 2019 dengan dukungan perbankan syariah dan para profesional di bidangnya. Di tahun 2021 ini, program ini akan diadakan kembali secara hybrid dengan melalui beberapa tahap yang akan berlangsung hingga bulan Juli mendatang,” kata Hanifah Makarim, Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf dalam jumpa pers Modest Fashion Founders Fund 2021 secara daring, Selasa (23/2/2021).

Hanifah melihat, bahwa modest fashion termasuk sektor usaha yang tidak terlalu terganggu oleh pandemi. “Karena itu, setelah tahun 2020 tidak dilaksanakan, tahun ini kita siap kembali menggelar Modest Fashion Founders Fund,” tegas Hanifah.

Apalagi, lanjut Hanifah, literasi keuangan adalah ilmu penting yang harus dimiliki pelaku ushaha fashion. “Yang banyak terjadi, uang bisnis dan pribadi masih banyak yang campur. Ini salah satu yang kami edukasi supaya pelaku usaha fashion harus mengelola keuangan dengan baik, termasuk juga kami bina soal branding, marketing, dan lain-lain,” ujar Hanifah.

Namun menurut Franka Soeria, modest fashion expert dan Co-Founder Markamarie yang terlibat di kegiatan ini, untuk mengikuti ajang ini pelaku fashion harus menjalankan bisnisnya dengan sehat.

“Program ini bisa dibilang yang pertama kalinya fashion conecting dengan sektor financial. Tapi gak bisa gitu aja, brand harus healthy, karena fashion bukan sekedar art, hiburan, tapi sebagai bisnis. Karena itu maka akan bisa mendapatkan pendanaan,” tegas Franka.

“Persyaratan untuk ikut program ini, minimal usahanya berjalan selama satu tahun, baik yang bisnisnya online maupun offline. Sebetulnya ada banyak brand yang namanya gak dikenal tapi mereka berhasil make money dan bisa jadi top dalam bisnis fashion dan mereka ini berpeluang besar untuk lolos program ini,” ungkap Franka.

Hal ini juga ditegaskan Mohammad Isnaeni, Micro Banking Group Head Bank Syariah Indonesia. “Potensi brand busana muslim untuk mendapat pendanaan sangat besar. Modest fashion adalah salah satu sektor ekonomi kreatif. Industri ini adalah yang paling menjanjikan, dan ada banyak brand yang turut memajukan ekonomi. Di online, banyak sekali brand yang belum dikenal tapi sangat laku. Acara ini diharapkan bisa membantu mereka, kita akan dukung dan siap melakukan pendanaan,” tegas Isnaeni.

Yang jelas, lanjut Isnaeni, kriteria UKM fashion yang bisa mendapatkan pendanaan adalah, “Keuangan usaha harus sudah terpisah dengan pribadi, tertib dalam pencatatan keuangan. Ini supaya nanti kalau bisnis sudah besar, bisa dipertanggungjawabkan, dikelola, dan dikembangkan,” tandas Isnaeni.

Editor : Mardiana Makmun (nana_makmun@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN