Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Peluncuran film pendek The Last Melody di Bioskop Metropole XXI, Jakarta Pusat, Rabu (8/6/2021).

Peluncuran film pendek The Last Melody di Bioskop Metropole XXI, Jakarta Pusat, Rabu (8/6/2021).

Toxic Relationship

The Last Melody Angkat Masalah Kesehatan Mental

Rabu, 9 Juni 2021 | 19:31 WIB
F Rio Winto

JAKARTA, investor.id - Sebuah film pendek dengan durasi 13 menit yang berjudul The Last Melody mengangkat tema kesehatan mental dan toxic relationship.

The Last Melody bercerita tentang seorang pianis ternama yang menjadi korban toxic relationship. Dia akhirnya memberontak dari suaminya, namun perlawanannya berakibat fatal.

The Last Melody yang dipersembahkan oleh rumah produksi Secret Door Cinema ini menampilkan kisah percintaan yang dramatik. Adegan Helen memainkan Chopin nocturne di atas piano Bluthner saat dijemput polisi menghantarkan pada kilas balik hubungan beracun yang dialaminya hingga harus berurusan dengan hukum demi melindungi buah hatinya.

“Saya ingin memasukkan isu kesehatan mental. Sedangkan ide cerita film dibuat bersama-sama,” kata Helen Gumanti yang berperan sebagai istri dalam film itu seusai penayangan perdana di Bioskop Metropole XXI Jakarta Pusat, Rabu (9/6/2021).

Helen yang juga menjadi Co-Executive Director The Last Melody itu merupakan pianis sudah sejak lama memiliki passion di bidang film. Selain itu, latar belakang pendidikannya di bidang psikologi membuatnya memiliki kepedulian terhadap kesehatan mental sehingga diangkat sebagai tema dalam film The Last Melody.

Dalam film The Last Melody, Chicco Jerikho beradu akting dengan Helen Gumanti sebagai pemeran utama. Dia memerankan sosok antagonis sebagai seorang suami yang ingin menguasai istri (Helen Gumanti) sepenuhnya. Nama Chicco sudah tidak asing lagi di dunia perfilman nasional. Sedangkan bagi Helen, The Last Melody menjadi karya film pertamanya.

Sementara itu, sutradara film, Rukiki Mariana mengatakan melalui film pendek The Last Melody, dirinya ingin berbagi perspektif tentang kesehatan mental dan toxic relationship.

“Hubungan percintaan harusnya membuat bahagia. Bukan merusak mental dan merampas ketenangan pikiran. Ketika hubungan sudah membuat kita lemah tak berdaya, merasa buruk atau bersalah bahkan membuat kita meragukan diri kita sendiri, artinya kita terperangkap dalam sebuah toxic relationship," kata Rukiki.

Rukiki selama ini dikenal sebagai seorang sutradara iklan komersial. Namun, The Last Melody bukan film pertamanya. Dia sebelumnya, dia telah menggarap film pendek berjudul Thieves.

Dalam film The Last Melody, Rukiki menyuguhkan sesuatu yang berbeda dengan meminimalisir dialog verbal dalam film ini. Dengan dialog yang minim, sutradara harus mampu menyampaikan pesan secara utuh lewat adegan-adegan film.

Editor : F Rio Winto (rio_winto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN