Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto yang diambil pada 14 Oktober 2020, memperlihatkan tenda-tenda yang digunakan sebagai laboratorium sementara untuk memproses tes virus Corona Covid-19, di Qingdao, provinsi Shandong, Tiongkok timur, di mana pihak berwenang telah menguji hampir 10 juta orang menyusul kemunculan lagi wabah virus corona Covid-19. ( Foto: AFP )

Foto yang diambil pada 14 Oktober 2020, memperlihatkan tenda-tenda yang digunakan sebagai laboratorium sementara untuk memproses tes virus Corona Covid-19, di Qingdao, provinsi Shandong, Tiongkok timur, di mana pihak berwenang telah menguji hampir 10 juta orang menyusul kemunculan lagi wabah virus corona Covid-19. ( Foto: AFP )

13 Kasus Baru Covid-19, 10 Juta Tes

Jumat, 16 Oktober 2020 | 07:47 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

BEIJING, investor.id - Hampir 10 juta orang di kota Qingdao, Tiongkok, sekarang sudah dites usap untuk mendeteksi kasus baru virus corona Covid-19. Pihak berwenang bergegas untuk menghentikan wabah melalui program tes massal yang ambisius.

Wakil Walikota Qingdao Luan Xin mengatakan, lebih dari 9,9 juta sampel telah dikumpulkan dan 7,6 juta hasil dikembalikan. Ia menambahkan tidak ada kasus baru yang ditemukan.

Luan mengatakan pada Kamis (15/10) bahwa jumlah kasus baru yang terkonfirmasi sebanyak 13 kasus, Luan. Menurutnya, petugas kesehatan juga masih dalam jalur untuk menyelesaikan pengujian 9,4 juta penduduk dan 1,5 juta pengunjung lainnya pada Jumat (16/10), hanya lima hari setelah program diluncurkan. Demikian dilansir dari AFP.

Pengujian massal mengikuti penemuan belasan kasus yang terkait dengan Rumah Sakit Paru Qingdao, yang merawat pasien virus corona yang datang dari luar negeri.

Kepala fasilitas itu, Deng Kai, dipecat pada Kamis. Biro kesehatan setempat mengatakan, ia telah dicopot dari jabatan dan dalam penyelidikan lebih lanjut, tetapi pihak berwenang tidak menawarkan detil lebih lanjut.

Dari 13 kasus yang dikonfirmasi, delapan orang dirawat di Rumah Sakit Paru Qingdao dan satu orang adalah anggota keluarga pasien.

Pihak berwenang belum membagikan perincian dari empat orang lainnya, tetapi mengatakan pada Kamis, semua kasus di kota itu sudah terkait erat dengan rumah sakit. Para pejabat mengatakan, pihaknya masih bekerja untuk menentukan sumber pasti dari wabah di Qingdao.

Pemecatan Deng dilakukan sehari setelah Kepala Biro Kesehatan Qingdao Sui Zhenhua diskors dari posisinya dan ditempatkan dalam penyelidikan.

Komisi Kesehatan Nasional Beijing belum memberikan perincian tentang mengapa jabatan Sui ditangguhkan.

Wabah di kota pelabuhan tersebut memecahkan rekor dua bulan berturut-turut dengan nol transmisi virus yang dilaporkan di Tiongkok, meskipun negara tersebut tidak melaporkan kasus tidak bergejala (asimtomatik).

Berbeda dengan wabah sebelumnya di kota-kota besar Tiongkok, Qingdao belum dalam penguncian. Hingga saat ini, penduduk dan pengunjung bebas untuk datang dan pergi sesuka mereka.

Pemerintah Tiongkok telah memuji kemampuan pengujiannya yang cepat. Partai Komunis yang berkuasa ingin memproyeksikan citra kemenangan atas virus, karena sebagian besar dunia berjuang dengan penguncian dan wabah massal. 

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN