Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP)

Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP)

Rabu Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Mix

Rabu, 15 September 2021 | 07:37 WIB
S.R Listyorini

Investor.id –Saham di kawasan Asia-Pasifik pada perdagangan Rabu pagi (15/9/2021) dibuka bervariasi (mix), menyusul kerugian semalam di Wall Street.

Nikkei 225 di Jepang turun 0,57% sedangkan indeks Topix turun 0,83%.

Kospi Korea Selatan naik 0,11%.

Di Australia, S&P/ASX 200 turun 0,42%.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,08% lebih rendah.

Pasar menanti data ekonomi Tiongkok, termasuk penjualan ritel dan produksi industri untuk Agustus, yang akan dirilis pada pukul 10:00 pagi HK/SIN pada hari Rabu.

Semalam di Wall Street, Dow Jones Industrial Average turun 292,06 poin menjadi 34.577,57 sementara S&P 500 turun 0,57% menjadi 4.443,05. Nasdaq Composite turun 0,45% menjadi 15.037,76. Kerugian di Amerika Serikat datang meskipun angka inflasi untuk Agustus lebih lemah dari yang diharapkan.

Mata Uang dan Minyak

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 92,671 menyusul penurunan baru-baru ini dari level di atas 92,7.

Yen Jepang diperdagangkan pada 109,67 per dolar, setelah menguat kemarin dari sekitar 110,1 melawan greenback. Dolar Australia berpindah tangan pada $0,7317, masih berjuang untuk pulih setelah penurunan minggu lalu dari atas $0,74.

Harga minyak lebih tinggi di pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional minyak mentah berjangka Brent naik 0,43% menjadi $73,92 per barel. Minyak mentah berjangka AS naik 0,51% menjadi $70,82 per barel.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN