Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa saham asia. Foto: AFP

Ilustrasi bursa saham asia. Foto: AFP

Selasa Pagi, Mayoritas Saham Asia Pasifik Dibuka Melonjak

Selasa, 30 November 2021 | 07:35 WIB
S.R Listyorini

SINGAPURA, Investor.id – Mayoritas saham di Asia-Pasifik pada perdagangan Selasa pagi (30/11/2021) dibuka langsung melonjak. Investor menantikan rilis data aktivitas pabrik China untuk November, sambil juga mewaspadai perkembangan seputar varian omicron Covid.

Nikkei 225 Jepang naik 1,31% sementara indeks Topix naik 1,4%.

Kospi Korea Selatan naik 0,91%.

Saham di Australia naik di perdagangan pagi karena S&P/ASX 200 naik 1,06%.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,4% lebih tinggi.

Indeks Manajer Pembelian manufaktur resmi China untuk bulan November akan dirilis pada pukul 9:00 pagi HK/SIN pada hari Selasa.

Investor di kawasan ini juga akan terus melacak setiap perkembangan seputar varian omicron, yang menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kemungkinan akan menyebar lebih jauh dan menimbulkan risiko global "sangat tinggi".

Semalam di Amerika Serikat, indeks utama di Wall Street naik setelah Presiden AS Joe Biden mengatakan tidak perlu penguncian omicron Covid untuk saat ini. S&P 500 naik 1,32% menjadi 4.655,27 sementara Nasdaq Composite yang sarat teknologi melonjak 1,88% menjadi 15.782,83. Dow Jones Industrial Average naik 236,60 poin menjadi 35.135,94.

Mata Uang

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 96,341 setelah naik ke sekitar 96,4 baru-baru ini.

Yen Jepang diperdagangkan pada 113,79 per dolar, lebih lemah dari level di bawah 113,4 terhadap greenback kemarin. Dolar Australia berada di $0,7143, masih berjuang untuk pulih setelah penurunan minggu lalu dari di atas $0,725.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

BAGIKAN