Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang pengunjuk rasa memegang plakat mendukung Tentara Kemerdekaan Kachin (KIA) dan Organisasi Kemerdekaan Kachin (KIO) selama aksi demonstrasi menentang kudeta militer di Hpakant, di negara bagian Kachin, Myanmar, pada 3 Mei 2021 . ( Foto: HANDOUT / KACHINWAVES / AFP )

Seorang pengunjuk rasa memegang plakat mendukung Tentara Kemerdekaan Kachin (KIA) dan Organisasi Kemerdekaan Kachin (KIO) selama aksi demonstrasi menentang kudeta militer di Hpakant, di negara bagian Kachin, Myanmar, pada 3 Mei 2021 . ( Foto: HANDOUT / KACHINWAVES / AFP )

Helikopter Militer Ditembak Jatuh Pemberontak Myanmar

Senin, 3 Mei 2021 | 17:11 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

YANGON, investor.id – Seorang tentara pemberontak etnis Myanmar terkemuka mengatakan telah menembak jatuh helikopter militer pada Senin (3/5). Pernyataan ini disampaikan selang satu hari pasca tindakan penumpasan baru junta terhadap aksi protes anti-kudeta yang merenggut sedikitnya lima warga sipil.

Tentara Kemerdekaan Kachin (Kachin Independence Army/KIA) mengatakan telah menembak jatuh helikopter tempur itu saat terjadi bentrokan sengit di dekat kota Momauk, di ujung utara negara tersebut.

Seperti diketahui, Myanmar berada dalam kekacauan sejak militer menggulingkan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi dan merebut kekuasaan pada 1 Februari. Pasukan keamanan pun berusaha untuk memadamkan protes pro-demokrasi yang hampir setiap hari dengan kekuatan mematikan, sementara konflik berkepanjangan dengan pemberontak etnis telah meletus menjadi pertempuran sengit.

KIA – yang telah melancarkan pemberontakan selama puluhan tahun terhadap militer di negara bagian Kachin utara – dilanda serangan udara dalam beberapa pekan terakhir.

“Mereka menggunakan jet tempur dan helikopter tempur sejak pukul delapan pagi ini untuk menyerang pasukan kami. Pasukan kami balas menembak dan begitulah cara helikopter itu ditembak jatuh,” tutur Juru bicara KIA Kolonel Naw Bu, yang menolak memberikan rincian persenjataan yang digunakan untuk menembak jatuh helikopter.

Wartawan AFP telah mencoba menghubungi militer Myanmar untuk meminta pertanggungjawaban mereka atas kejadian tersebut, tetapi belum mendapat tanggapan.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : AFP

BAGIKAN