Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kantor pusat JPMorgan Chase & Co. World di New York City, Amerika Serikat (AS). (Foto: AFP / Johannes EISELE)

Kantor pusat JPMorgan Chase & Co. World di New York City, Amerika Serikat (AS). (Foto: AFP / Johannes EISELE)

JP Morgan Rekomendasikan Indonesia

Jumat, 27 November 2020 | 08:11 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id- JP Morgan merekomendasikan Asia Tenggara sebagai kawasan yang berpeluang besar dalam investasi, khususnya Indonesia dan Thailand. Investor mungkin masih menjauh dari kawasan tersebut, padahal peluang investasi dalam jangka menengah sangat bagus.

“Kami telah meningkatkan Indonesia, kami telah meningkatkan Thailand dengan alasan bahwa posisi investor di pasar ini sangat ringan,” kata Sullivan, kepala penelitian ekuitas Asia ex-Jepang di JP Morgan kepada CNBC "Squawk Box Asia" pada hari Kamis.

“Kami mencari peluang untuk lebih dari $ 650 miliar dalam aliran aset secara keseluruhan ke pasar negara berkembang secara umum. Di ASEAN, untuk pertama kalinya selama bertahun-tahun, investor kekurangan bobot di setiap pasar ASEAN,” katanya.

Ia menambahkan, kawasan ini akan" menarik ... dari perspektif realitas versus persepsi. " "Kami melihat ... peluang signifikan untuk kinerja jangka menengah, khususnya di ASEAN," kata analis.

Sejauh ini pada tahun 2020, sebagian besar pasar di Asia Tenggara termasuk yang berkinerja terburuk. Berbagai negara ekonomi di kawasan itu sedang berjuang untuk mengelola pandemi virus corona atau bergulat dengan hilangnya dolar dari sektor pariwisata akibat pembatasan perjalanan internasional karena pandemi.

Pada penutupan Rabu, indeks Komposit SET di Thailand telah turun lebih dari 10% year to date, sementara Komposit Jakarta Indonesia telah turun lebih dari 9%.

Pelaku pasar terbaik di Asia tahun ini umumnya adalah ekonomi yang didorong oleh manufaktur di Asia , yang menurut Sullivan terlihat positif dalam jangka panjang.

"Dari perspektif ekonomi global, apa yang kami lihat sebenarnya adalah pemulihan dua tahap atau dua kecepatan," katanya. Karena data terus menunjukkan sektor jasa "sangat terbatas" secara global, manufaktur telah "kembali dengan sangat baik".

"Kami mencari kinerja yang lebih baik dari keseluruhan basis ekonomi Tiongkok dan ... beberapa pasar Asia Utara," kata Sullivan. "Dalam jangka panjang, kami masih melihat ekonomi yang digerakkan oleh manufaktur di Tiongkok dan Asia Utara terlihat sangat baik."

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN