Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Chairman SoftBank Masayoshi Son

Chairman SoftBank Masayoshi Son

SoftBank Jual Aset US$ 41 Miliar untuk Buyback Saham

Grace Eldora, Rabu, 25 Maret 2020 | 10:14 WIB

TOKYO, investor.id SoftBank Group Corp. menyampaikan akan menjual asetnya hingga 4,5 triliun yen atau setara US$ 41 miliar untuk membiayai aksi pembelian kembali (buyback) saham, mengurangi utang, dan meningkatkan cadangan kasnya setelah mengalami kerugian saham selama berpekan-pekan.

Perusahaan multinasional konglomerat asal Jepang itu mengatakan akan membeli sahamnya kembali senilai US$ 18 miliar, dan menggunakan sisa uangnya untuk membayar utang, pembelian kembali obligasi, dan cadangan uang tunai, serta menetapkan tenggat waktu setahun untuk menyelesaikan transaksi.  

Langkah buyback saham terbaru itu bakal memberi tambahan terhadap aksi pembelian kembali hingga 500 miliar yen yang diumumkan pada awal bulan ini, yang merupakan pembelian kembali terbesar oleh konglomerat teknologi Jepang itu.

Buyback tersebut melampaui US$ 20 miliar dalam aksi pembelian kembali yang diupayakan oleh aktivis dana lindung nilai (hedge fund) Elliott Management, yang telah menekan SoftBank agar meningkatkan pengembalian pemegang saham, dan akan membuat perusahaan menarik 45% dari sahamnya.

Kabar pembelian kembali itu mendorong harga saham SoftBank menguat 18,61% menjadi 3.187 yen pada jam terakhir transaksi perdagangan di Tokyo.

“Program ini akan menjadi pembelian kembali saham terbesar dan bakal menghasilkan peningkatan saldo kas terbesar dalam sejarah SBG, yang mencerminkan kepercayaan perusahaan dan tak tergoyahkan yang kita miliki dalam bisnis kita,” ujar Chairman SoftBank Masayoshi Son dalam sebuah pernyataan, Senin (23/3).

Dia menambahkan, langkah ini akan memungkinkan perusahaan untuk memperkuat neraca seraya mengurangi hutang secara signifikan. “Aset yang dijual menyumbang kurang dari 20% dari nilai aset saat ini perusahaan,” tuturnya.

Perusahaan tersebut percaya bahwa nilai sahamnya saat ini “secara substansial tidak terlalu tinggi”.

Selain itu, aksi buyback akan “semakin memperkuat neraca dan meningkatkan peringkat kreditnya.”

SoftBank telah menyaksikan sahamnya merosot dalam beberapa pekan terakhir di tengah kekhawatiran tentang likuiditas perusahaan yang sangat berhutang budi, ditambah pasar keuangan global yang tengah diguncang oleh kekhawatiran atas konsekuensi ekonomi dari pandemi Covid-19.

Pengumuman pembelian kembali saham besar-besaran mendorong S&P Global Ratings untuk memangkas prospek perusahaan menjadi negatif, sebuah langkah yang menurut beberapa analis salah menafsirkan kesehatan perusahaan. (afp/sumber lain)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN